Cuaca Buruk Hambat Pasokan BBM ke Rote Ndao dan Sabu Raijua

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Cuaca buruk yang terjadi sejak 13 Januari lalu membuat aktivitas pengiriman BBM ke Kabupaten Rote Ndao menjadi terkendala dikarenakan edaran larangan berlayar dari KSOP Kupang.

Namun, pasca-dilakukannya pemadaman dari PLN imbas menipisnya stok BBM untuk pembangkit, seluruh SPBU di Rote Ndao tetap beroperasi menggunakan genset dari pagi sampai dengan sore hari.

Area Manager Communication, Relations, & CSR, Ahad Rahedi mengatakan, imbas cuaca buruk yang terjadi beberapa pekan terakhir telah berdampak pada kendala distribusi energi di beberapa titik, termasuk Kabupaten Rote Ndao.

“Dalam proses distribusi, Pertamina masif laksanakan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi, termasuk koordinasi lintas sektor dalam rangka percepatan distribusi,” jelasnya, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Ahad, pihaknya telah melakukan penyesuaian penyaluran SPBU kepada masyarakat sejak Kamis lalu (22/1/2026) dengan pertimbangan untuk menjaga stok sembari menunggu update dari KSOP terkait izin berlayar kapal.

“Koordinasi dengan KSOP dan BMKG Rote Ndao terkait kendala cuaca buruk juga telah dilaksanakan untuk update berkala terkait persetujuan berlayar mengingat potensi kondisi stok kritis BBM di Pulau Rote,” katanya.

Paralel, Terminal BBM Tenau sebagai supply point telah mengajukan permohonan prioritas sandar dan loading, untuk kapal tujuan wilayah Rote Ndao, termasuk Sabu Raijua.

Koordinasi dengan Pemda Rote Ndao dan APH pun dilaksanakan upaya meminimalisir potensi penyalahgunaan seperti pelangsir dan melakukan blokir nopol bagi kendaraan yang terindikasi pelangsir.

“Terakhir seluruh SPBU telah diarahkan untuk menyalurkan BBM sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengutamakan penjualan kepada kendaraan,” tutup Ahad.

Pertamina menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kesabaran masyarakat terhadap kejadian yang disebabkan oleh kendala cuaca, yang berdampak pada mobilisasi kapal yang mensuplai BBM ke Rote Ndao sehingga mengakibatkan terganggunya jadwal pengiriman BBM.

Berita Terkait

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat
Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan
1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak
Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers
Pesta Sambut Baru di Mabar Tak Bisa Sembarangan, Wajib Izin Keramaian dan Tanpa Miras
Land4Lives Tutup Kegiatan di NTT, Capaian Diserahkan kepada Pemerintah Daerah
31 Makalah dan 18 Poster Bahas Ketahanan Pangan NTT di Simpul Pangan Nusantara

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak

Jumat, 25 September 2026 - 19:34 WIB

Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers

Berita Terbaru