Kupang, NTTPedia.id,- Perjuangan tim U-14 Sergo Muda Flores Timur (Flotim) di ajang Bali 7s International Youth Football Tournament 2026 diwarnai dengan berbagai kendala, khususnya terkait pembiayaan selama mengikuti turnamen.
Di tengah keterbatasan tersebut, bantuan datang dari Edistasius Endi yang dengan cepat merespons kebutuhan tim muda asal Adonara itu.
Tokoh diaspora Flores Timur di Kupang, Anwar Hajral, mengungkapkan bahwa dirinya dihubungi langsung oleh manajer tim serta orang tua para pemain yang tengah berada di Bali.
“Saya dihubungi oleh manajer tim dan orang tua anak-anak U-14 yang sedang bertanding di Bali. Mereka menyampaikan bahwa mengalami kekurangan dana, khususnya untuk transportasi dari Bali menuju Surabaya,” kata Anwar ketika menghubungi NTTPedia.id, Selasa, 07/04/2026.
Ia mengaku telah berupaya menghubungi sejumlah tokoh untuk meminta bantuan, namun belum mendapatkan respons. Hingga akhirnya ia mencoba menghubungi Bupati Manggarai Barat.
” Saya sudah coba hubungi beberapa tokoh, tapi belum ada respons untuk membantu. Sebagai teman, saya coba hubungi Pak Edi, Bupati Manggarai Barat. Beliau langsung merespons dan membantu,” jelasnya.

Berkat bantuan tersebut, kebutuhan mendesak tim akhirnya dapat teratasi. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi para pemain Sergo Muda Flotim U-14 untuk terus berjuang dan menyelesaikan rangkaian turnamen internasional tersebut, sekaligus menunjukkan solidaritas nyata terhadap talenta muda dari NTT di kancah sepak bola.
“Alhamdulillah, masalah transportasi dan makan untuk 61 anak Flotim di Bali menuju Surabaya bisa terbantu,” tambah Anwar.
Untuk diketahui, SSB Sergo Muda Flores Timur (Flotim) adalah sekolah sepak bola dari Adonara, Flores Timur, yang aktif berpartisipasi dalam turnamen nasional dan internasional. Tim ini termasuk tim U-12 dan U-14, pernah bertanding di tingkat nasional di Jakarta dan Turnamen Internasional Bali’7s 2026.(AP)














