Kota Kupang, NTTPedia.id – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, secara resmi membuka kegiatan Jambore Cabang VI Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kupang Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua, Kamis (23/4).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting kebangkitan Gerakan Pramuka di Kota Kupang, setelah terakhir kali jambore tingkat cabang digelar pada tahun 2000.
Dalam sambutannya, Serena menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang berkomitmen menghidupkan kembali gerakan pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda.
“Ini adalah momentum kebangkitan pramuka di Kota Kupang. Pemerintah bersama Wali Kota dr. Christian Widodo berkomitmen mendukung pembinaan pramuka serta memperkuat peran para pembina dan pengurus,” ujarnya.
Menurut Serena, jambore tidak sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi ruang strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, tangguh, serta memiliki kepedulian sosial.
Mengusung tema “Dari Perkemahan Kita Bangun Kota Kupang sebagai Rumah Besar Kita Bersama”, kegiatan ini dinilai relevan dengan kondisi masyarakat Kota Kupang yang majemuk.
“Kota Kupang adalah rumah bersama yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya. Dalam keberagaman ini, kita harus terus menjaga kerukunan dan saling menghargai,” tambah Serena.
Serena juga menyoroti pentingnya Bumi Perkemahan Fatubena sebagai aset pemerintah daerah yang telah direkomendasikan menjadi pusat kegiatan kepramukaan.
Lahan seluas sekitar 6 hektare tersebut dibagi menjadi area perkemahan dan kawasan konservasi.
“Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pramuka sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan,” jelasnya.
Serena juga mengingatkan pentingnya pengamalan nilai Trisatya dan Dasa Dharma dalam kehidupan sehari-hari, serta mendorong peserta menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Sebanyak 16 peserta terbaik akan diseleksi untuk mewakili Kota Kupang pada Jambore tingkat Provinsi NTT yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026, dengan Kota Kupang sebagai tuan rumah.
Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur, Sinun Petrus Manuk, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang, khususnya dalam penyediaan lahan perkemahan.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan gerakan pramuka.
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Kupang akan menjadi tuan rumah Jambore Daerah ke-10 yang akan diikuti oleh kwartir cabang se-NTT.
“Kami berharap peserta jambore cabang ini dapat dipersiapkan secara optimal agar mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Dedy M. M. Ballo Wangge, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan jambore berlangsung pada 22–25 April 2026 dan diikuti oleh 430 peserta, 52 pembina pendamping, serta didukung 75 panitia.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus memperkuat persaudaraan antaranggota pramuka.
“Kami berharap jambore ini berjalan lancar dan memberikan manfaat dalam membentuk generasi muda yang siap membangun Kota Kupang,” pungkasnya.














