Kolaborasi Emanuel Foundation dan Dinas Pendidikan NTT, Latih 120 Guru di TTS

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 16:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

So’e, NTTPedia.id,- Pelatihan guru melalui program Innovative Schools Programme (ISP) menjadi langkah konkret dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Program ini menekankan tiga aspek utama yakni karakter, mindset, dan keterampilan, sejalan dengan arah kebijakan pendidikan dalam Dasa Cita Melki–Johni.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo mengatakan melalui Kolaborasi dengan Emanuel Foundation, sebanyak 120 guru dilatih melalui program Innovative Schools Programme (ISP).

Program ini kata Ambrosius mengatakan
pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada aspek akademik semata, melainkan harus diawali dengan pembentukan karakter.

“Semestinya kita tidak langsung berbicara akademik. Yang pertama itu karakter, kemudian akademik baru wirausaha,” kata Ambrosius, Rabu, 22/04/2026.

Ambrosius menjelaskan Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTT dan Yayasan Emmanuel yang telah ditandatangani pada 2 Mei 2025.

” Para guru didorong untuk kembali bersemangat dalam belajar dan berinovasi, termasuk dalam mentransfer pengetahuan kepada siswa serta meningkatkan partisipasi belajar, ” kata Ambrosius.

Selain itu kata Ambrosius, guru juga diarahkan untuk memahami dan memanfaatkan rapor pendidikan satuan pendidikan sebagai dasar dalam mengidentifikasi persoalan, terutama pada aspek literasi dan numerasi.

” Dari hasil tersebut, guru didorong merancang program pembelajaran yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan sekolah masing-masing, ” katanya.

Pelatihan ini juga kata Ambrosius, memberi perhatian pada persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada September untuk jenjang SMA dan SMK.

Ambrosius menjelaskan Para guru mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini karena memberikan pendekatan baru yang lebih aplikatif dalam proses pembelajaran di kelas.

Yayasan Emmanuel merupakan lembaga nirlaba yang berfokus pada pendidikan, literasi, dan pengembangan masyarakat. Melalui program ISP, yayasan ini berupaya meningkatkan kapasitas guru serta kualitas pembelajaran di sekolah.(AP)

 

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Berita Terbaru