Temui Menteri Maruarar di Jakarta, Serena Francis Bawa Pulang 500 Unit Rumah BSPS

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Pemerintah Kota Kupang memperoleh alokasi bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 500 unit rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia.

Bantuan tersebut merupakan hasil pertemuan langsung Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis dengan Menteri PKP, Maruarar Sirait, pada Selasa (21/4/2026) di Jakarta.

Serena Francis mengungkapkan, awalnya Kota Kupang hanya mendapatkan alokasi sebanyak 100 unit rumah. Namun, melalui komunikasi dan usulan yang intensif, pemerintah pusat akhirnya menambah kuota menjadi total 500 unit.

“Dalam waktu dekat pihak kementerian akan datang ke Kota Kupang untuk melihat hasil survei dan kesiapan yang telah dilakukan. Program ini cukup besar, sehingga harus segera kita tindak lanjuti,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (22/4/2026).

Serena Francis menegaskan, Pemerintah Kota Kupang akan segera berkoordinasi dengan dinas teknis, khususnya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), guna mempercepat realisasi program tersebut.

Menurutnya, bantuan BSPS ini juga akan disinergikan dengan program penanganan kawasan kumuh yang sebelumnya telah digulirkan oleh kementerian. Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah Kelurahan Oesapa.

“Kita upayakan agar bantuan ini berkelanjutan dengan program sebelumnya, sehingga sasaran penerima manfaat lebih tepat, khususnya di kawasan kumuh,” jelas Serena Francis.

Sementara itu, Kepala Bidang Kawasan Permukiman dan Pertanahan Dinas PRKP Kota Kupang, Bustaman, menyampaikan bahwa penambahan kuota tersebut tidak terlepas dari upaya lobi dan komunikasi intensif yang dilakukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.

Ia menjelaskan, sebelumnya pihak balai dari kementerian bersama Dinas PRKP telah melakukan survei dan verifikasi terhadap calon penerima bantuan untuk memastikan kesesuaian dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Bantuan BSPS ini bersifat swadaya, dengan total anggaran Rp20 juta per unit, terdiri dari Rp17,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja,” jelasnya.

Bustaman menambahkan, program BSPS bukan untuk pembangunan rumah baru, melainkan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni.

“Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tutupnya.

Berita Terkait

Wawali Serena Francis Buka Jambore, Pramuka Kota Kupang Siap Bangkit
Arahan Gubernur NTT, Dinas Pendidikan NTT Siapkan Rumah Singgah untuk NTL Saat Berobat ke Ruteng
Serena Francis Terima GMNI Kupang, Bahas Isu Perempuan dan Program Ina Kasih
Kolaborasi Emanuel Foundation dan Dinas Pendidikan NTT, Latih 120 Guru di TTS
Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim
Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat
Wali Kota Kupang: Halal Bihalal Ajang Refleksi dan Perkuat Persaudaraan
BI NTT dan Kemenag Gelar Halal Festival 2026, Dorong Ekonomi Syariah di Kupang

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:05 WIB

Temui Menteri Maruarar di Jakarta, Serena Francis Bawa Pulang 500 Unit Rumah BSPS

Kamis, 23 April 2026 - 19:53 WIB

Wawali Serena Francis Buka Jambore, Pramuka Kota Kupang Siap Bangkit

Rabu, 22 April 2026 - 21:28 WIB

Arahan Gubernur NTT, Dinas Pendidikan NTT Siapkan Rumah Singgah untuk NTL Saat Berobat ke Ruteng

Rabu, 22 April 2026 - 16:37 WIB

Serena Francis Terima GMNI Kupang, Bahas Isu Perempuan dan Program Ina Kasih

Rabu, 22 April 2026 - 16:13 WIB

Kolaborasi Emanuel Foundation dan Dinas Pendidikan NTT, Latih 120 Guru di TTS

Berita Terbaru