Serena Francis Apresiasi Peran Gereja dan RS Mamami dalam Pelayanan Kesehatan

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Kupang, NTTPedia.id – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, secara resmi membuka kegiatan bakti sosial (baksos) kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis di Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Kota Baru, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Majelis Jemaat GMIT Kota Baru dan Rumah Sakit Mamami Kupang sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Serena Francis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas kegiatan sosial tersebut. Ia menilai, kegiatan ini menunjukkan peran gereja yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial dan penguatan kebersamaan.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan pribadi, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Majelis Jemaat GMIT Kota Baru bersama Rumah Sakit Mamami atas terselenggaranya kegiatan penuh makna ini,” ujarnya.

Serena juga membagikan pengalaman pribadinya terkait pelayanan di RS Mamami. Ia mengaku pernah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Saya dirawat di RS Mamami saat wabah flu Singapura sekitar tahun 2008 atau 2009. Pelayanannya sangat baik, dan hingga kini Mamami tetap menjadi salah satu rumah sakit pilihan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang, yakni “Kota Kasih” sebagai rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.

Menurutnya, akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Ketika masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, maka kualitas hidup meningkat dan masa depan menjadi lebih baik,” jelasnya.

Serena juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan semangat Bulan Budaya di Kota Kupang, yang mendorong masyarakat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan melestarikan identitas budaya lokal.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat.

“Semakin banyak gerakan kasih, maka semakin cepat terwujud Kota Kupang sebagai rumah bersama yang nyaman dan membanggakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Kota Baru, Pdt. Febi M. B. Messakh-Frans menyampaikan, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pagi hari dengan Senam Jantung Sehat bersama Yayasan Jantung Indonesia Nusa Tenggara Timur.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran dan pengukuhan Klub Jantung Sehat Indonesia GMIT Kota Baru sebagai upaya membangun kesadaran hidup sehat di tengah jemaat.

Ia menegaskan bahwa gereja harus hadir melalui tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata.

“Mengusung tema ‘Gereja Melayani, Kota Diberkati’, kami percaya bahwa ketika gereja menjangkau kebutuhan masyarakat, di situlah berkat Tuhan dinyatakan,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang belum tentu dapat diakses semua orang. Karena itu, kolaborasi antara gereja dan RS Mamami menjadi wujud tanggung jawab iman sekaligus tanggung jawab sosial.

Pdt. Febi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang atas dukungan yang diberikan, serta berharap kegiatan ini dapat mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, peduli, dan penuh harapan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Jemaat GMIT Kota Baru Pdt. Febi M. B. Messakh-Frans beserta jajaran, tim medis RS Mamami yang dipimpin Roulina Damanik, Ketua Yayasan Mamami Kupang Reinheart Damanik, Ketua TP PKK Kota Kupang dr. Widya Cahya, Ketua Panitia Nimrod Akbar, serta para tokoh agama dan masyarakat.

Berita Terkait

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Berita Terbaru