Bank NTT Kembali Salurkan KUR, Dapat Mandat Pusat Perkuat Pembiayaan UMKM di NTT

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, NTTPedia.id,- Bank NTT kembali dipercaya pemerintah pusat untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) setelah resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan (PKP) bersama Kementerian UMKM. Penandatanganan berlangsung pada Selasa, 28 April 2026, dalam rangkaian kegiatan sosialisasi dan akad massal KUR tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur di Labuan Bajo.

 

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, hadir langsung membuka kegiatan tersebut dan mengajak pelaku UMKM di NTT memanfaatkan fasilitas pembiayaan secara optimal dan bertanggung jawab. Ia menegaskan, KUR tidak sekadar menjadi akses permodalan, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan daya saing usaha.

 

Menurutnya, dana KUR harus diarahkan untuk pengembangan usaha, dikelola secara disiplin, serta disertai inovasi agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Ia juga berharap Bank NTT tidak hanya berperan sebagai penyalur kredit, tetapi turut memberikan pendampingan dan edukasi keuangan kepada nasabah.

 

Maman menilai, sosialisasi yang dipadukan dengan akad massal merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan KUR. Skema ini diyakini dapat mempercepat akses pembiayaan bagi UMKM, sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan porsi kredit sektor ini hingga 25 persen.

 

Kerja sama dengan Bank NTT menjadi bagian dari percepatan realisasi target penyaluran KUR tahun 2026. Sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan dinilai kian penting dalam memperkuat struktur pembiayaan UMKM, khususnya di daerah.

 

Kembalinya Bank NTT dalam program KUR setelah sekitar enam tahun vakum mendapat apresiasi. Bank daerah ini ditargetkan mampu menyalurkan kredit hingga Rp350 miliar. Meski demikian, Maman mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari besarnya penyaluran, tetapi juga dari kualitas pendampingan serta dampaknya terhadap perkembangan usaha.

 

Gubernur NTT, Emanuel Melki Laka Lena, turut menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam implementasi KUR. Ia menilai program ini harus menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan, dengan memastikan manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.

 

Dengan kembali bergulirnya penyaluran KUR oleh Bank NTT, peluang akses pembiayaan bagi UMKM di NTT semakin terbuka. Jika diimbangi dengan pendampingan yang konsisten dan tata kelola yang tepat, program ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(AP)

Berita Terkait

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Mabuk Miras, Tukang Bangunan di Mabar Aniaya Wanita Muda di Cowang Ndereng
BI NTT Gelar QRIS Jelajah Indonesia di Labuan Bajo, Dorong Inklusi Keuangan Digital
Dari Bukit Hingga Pantai, Pesepeda Ultra Mancanegara Siap Taklukkan Ajang Lintang Flores 2025
Ende Bergetar, Raja Moni, dan 6 Mosalaki Serta Ribuan Masyarakat  Sambut Paket SIAGA
Orang Tua Siswa SMA Penerima Beasiswa Paket SIAGA  di Nagekeo Tersenyum Bahagia
Terima Kasih Pak SPK Yang Jauh Dari Timor Datang Ke Kampung Adat Rendu Nagekeo
Paket SIAGA Bantu Ratusan Dos Keramik Untuk SD Katolik di Ngada
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 07:17 WIB

Bank NTT Kembali Salurkan KUR, Dapat Mandat Pusat Perkuat Pembiayaan UMKM di NTT

Senin, 5 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:37 WIB

Mabuk Miras, Tukang Bangunan di Mabar Aniaya Wanita Muda di Cowang Ndereng

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:59 WIB

BI NTT Gelar QRIS Jelajah Indonesia di Labuan Bajo, Dorong Inklusi Keuangan Digital

Senin, 24 Maret 2025 - 18:39 WIB

Dari Bukit Hingga Pantai, Pesepeda Ultra Mancanegara Siap Taklukkan Ajang Lintang Flores 2025

Berita Terbaru