Mabuk Miras, Tukang Bangunan di Mabar Aniaya Wanita Muda di Cowang Ndereng

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

seorang perempuan muda berinisial MS (25) di kawasan Cowang Ndereng, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo dianiaya oleh tukang bangunan akibat mabuk miras. Foto :tribaratanewsmanggaraibarat

seorang perempuan muda berinisial MS (25) di kawasan Cowang Ndereng, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo dianiaya oleh tukang bangunan akibat mabuk miras. Foto :tribaratanewsmanggaraibarat

Labuan Bajo, NTTPedia.id ,- Seorang tukang bangunan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) berinisial M (48) ditangkap polisi setelah menganiaya seorang perempuan muda berinisial MS (25) di kawasan Cowang Ndereng, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, pada Minggu (26/10/2025) dini hari sekitar pukul 00.10 Wita.

Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H., membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa kasus ini murni penganiayaan akibat pelaku mabuk miras, bukan pembegalan sebagaimana isu liar yang sempat beredar di media sosial.

” Benar, telah terjadi kasus penganiayaan terhadap seorang wanita di Cowang Ndereng. Terduga pelaku sementara menjalani proses pemeriksaan,” ungkap AKP Lufthi saat dikonfirmasi, Senin (27/10) seperti dikutip dari tribaratanewsmanggaraibarat.

Pelaku M merupakan warga Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, diketahui dalam keadaan dipengaruhi minuman keras saat melakukan aksinya. Dari dua pria yang diamankan hanya M yang terbukti melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

Peristiwa berawal ketika korban MS bersama rekannya pulang bekerja dari Hotel Mawatu menuju rumahnya di Cowang Ndereng menggunakan sepeda motor masing-masing. Saat melintas di depan Kantor DPRD Manggarai Barat, keduanya merasa diikuti oleh dua pria tak dikenal yang menantang dengan teriakan “Berani ee!”

Merasa takut korban mempercepat laju kendaraan. Namun, kedua pria tersebut terus mengganggu dengan menyalip dan mengendarai motor secara zig-zag sambil tertawa. Ketegangan memuncak di depan Villa Niang Ando, saat korban menegur pelaku dan justru mendapat serangan fisik.

Salah satu pelaku yang mengenakan jaket ungu dan celana jeans hitam, meremas mulut korban lalu mendorongnya hingga terjatuh di atas motornya. Korban mengalami luka lecet di pipi kanan dan leher bagian kiri, sementara helm dan kacamatanya terlempar ke jalan.

Rekan korban segera meminta bantuan warga yang datang melerai dan mengamankan kedua pria tersebut sebelum polisi tiba di lokasi.

” Tiga orang saksi telah dimintai keterangan. Terduga pelaku M akan dijerat pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman pidana penjara dua tahun delapan bulan,” jelas AKP Lufthi.

Kasat Reskrim juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi tidak resmi di media sosial.

“ Kasus ini murni penganiayaan. Tidak ada unsur pembegalan sebagaimana yang ramai diberitakan warganet. Kami sudah temukan faktanya,” tegasnya.(tb)

Sumber : tribaratanewsmanggaraibarat
Baca juga: Berita Viral Nusa Tenggara Timur – NTTPedia

Berita Terkait

Naik Sidik,Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Rp97 Juta Pembangunan SPPG
Kuasa Hukum Yupiter Selan Sebut Polda NTT Sudah Kantongi Terduga Pelaku Terkait Akun Lika Liku NTT
Riesta Megasari Tolak Restorative Justice , Kasus Penggelapan Uang Bangun SPPG Naik Ke Penyidikan 
Penggugat Tanah Milik Janda di Kupang Tidak Mampu Tunjukan Tapal Batas dan Tak Kenali Para Tetangga 
Polda NTT Bongkar Penyelundupan Thrifting Ilegal, 157 Ballpress Disita
Tegaskan Kepemilikan Sah, Kuasa Hukum Keluarga Tiluata Ajukan Rekonvensi dalam Sengketa Tanah
Tanah SHM Milik Janda di Kupang Diduga Diserobot Pengusaha, Sertifikat Terbit Sepihak
Mahasiswa di Kupang Ditangkap Karena Curi Motor Demi Susu Anak

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:58 WIB

Naik Sidik,Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Rp97 Juta Pembangunan SPPG

Senin, 20 April 2026 - 17:59 WIB

Kuasa Hukum Yupiter Selan Sebut Polda NTT Sudah Kantongi Terduga Pelaku Terkait Akun Lika Liku NTT

Senin, 20 April 2026 - 12:28 WIB

Riesta Megasari Tolak Restorative Justice , Kasus Penggelapan Uang Bangun SPPG Naik Ke Penyidikan 

Jumat, 17 April 2026 - 19:01 WIB

Penggugat Tanah Milik Janda di Kupang Tidak Mampu Tunjukan Tapal Batas dan Tak Kenali Para Tetangga 

Selasa, 14 April 2026 - 18:21 WIB

Polda NTT Bongkar Penyelundupan Thrifting Ilegal, 157 Ballpress Disita

Berita Terbaru