Kadis Pendidikan NTT Tinjau SMKN 3 Komodo, Sejumlah Fasilitas Sekolah Rusak Berat Akibat Gempa

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 19:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, NTTPedia.id,- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, meninjau langsung kondisi SMKN 3 Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis, 10 September 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak gempa bumi Flores.

Dalam kunjungan lapangan itu, tampak sejumlah bagian bangunan dan fasilitas sekolah mengalami kerusakan berat akibat gempa.

Ambrosius didampingi Kepala SMKN 3 Komodo, Hortensia Herima, meninjau titik-titik kerusakan sekaligus melihat kondisi pembelajaran di sekolah pascabencana.

Selain mengidentifikasi kerusakan fasilitas fisik dan ruang kelas, kunjungan tersebut juga berkaitan dengan kesiapan pembelajaran darurat, termasuk kebutuhan ruang belajar, bantuan logistik dan school kit agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung secara aman.

Selain itu juga, Ambrosius memberikan penguatan kepada guru, tenaga kependidikan dan siswa yang terdampak bencana.

Kunjungan ini menjadi bagian dari penanganan sektor pendidikan pascagempa Flores, khususnya untuk memastikan kondisi sekolah terdampak dapat segera ditindaklanjuti.

” Kami turun langsung untuk melihat kondisi sekolah setelah gempa, terutama kerusakan pada sarana dan prasarana. Yang paling penting sekarang adalah memastikan keselamatan warga sekolah dan proses pembelajaran tetap berjalan,” jelasnya.

Dijelaskannya, kunjungan untuk dilakukan identifikasi kebutuhan di lapangan, termasuk ruang belajar yang masih bisa digunakan maupun kebutuhan pembelajaran darurat. Untuk bangunan yang mengalami kerusakan berat, tentu harus ditangani secara serius dan tidak boleh digunakan sebelum dinyatakan aman.

” Kami juga ingin memastikan guru dan siswa mendapat dukungan sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di tengah situasi pascabencana ini. Hasil kunjungan lapangan akan menjadi bahan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya,” ujarnya.

Berita Terkait

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan
Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes
Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN
Wali Kota Kupang Pastikan Biaya Pengobatan Ibu dan Anak Korban Kekerasan Tuntas
Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN

Berita Terbaru