Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Pemerintah Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun lingkungan dan memperkuat hubungan sosial melalui program Bank Sampah dan kegiatan kemasyarakatan.

 

Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menangani persoalan sampah, tetapi juga membangun kebiasaan gotong royong serta membuka ruang partisipasi warga dalam kegiatan ekonomi dan sosial.

 

Sekretaris Kelurahan Kolhua, Mesak Natun, mengatakan, pembentukan Bank Sampah sedang dipersiapkan melalui penyusunan badan pengurus. Program ini akan dijalankan bersama Kelurahan Belo dengan memanfaatkan satu tempat penampungan yang disiapkan salah satu developer.

 

Pengurus Bank Sampah nantinya bertugas mengatur pengumpulan, pemilahan, dan penimbangan sampah warga. Sampah anorganik yang memiliki nilai jual akan disalurkan ke Bank Sampah induk di Maulafa.

 

” Sampah dikumpulkan di satu tempat. Kemudian dipilah dan ditimbang. Sampah an-organik yang memiliki nilai jual akan dibawa ke Bank Sampah induk di Maulafa,” kata Mesak saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (4/11/2026).

 

Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah juga mulai terlihat di tingkat RT. Mesak mencontohkan RT 39 yang menyediakan ember di setiap rumah sebagai wadah pemilahan sampah.

 

Pengadaan ember tersebut menggunakan dana operasional RT berdasarkan kesepakatan bersama warga.

 

Kelurahan juga mengerahkan dua petugas pengangkut sampah menggunakan motor sampah untuk menjemput sampah langsung dari rumah warga. Sampah anorganik bernilai jual dipisahkan untuk ditimbang, sedangkan sampah organik dibawa ke tempat penampungan.

 

Selain melalui kegiatan lingkungan, kebersamaan warga Kolhua dibangun melalui Festival Budaya yang diselenggarakan pada Agustus 2026.

 

Festival tersebut melibatkan sejumlah kelompok etnis, antara lain Timor, Jawa, Bali, Sulawesi, dan kelompok lainnya. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari pertunjukan tarian hingga turnamen bola voli dan futsal.

 

Mesak menyebut sekitar 75 persen warga terlibat dalam kegiatan tersebut. Festival juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.

 

” Festival ini bukan hanya kegiatan budaya. UMKM juga mendapat ruang. Hubungan antar-RT/RW semakin erat, begitu juga persaudaraan dan toleransi antarwarga,” ujarnya.

 

Kegiatan tersebut turut melibatkan tokoh masyarakat, pemuda, dan perempuan. Pertemuan warga dari berbagai latar belakang itu menjadi bagian dari upaya memperkuat interaksi sosial dan kebersamaan di lingkungan kelurahan.

 

Di sisi lain, pemerintah kelurahan tetap menjalankan agenda rutin melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan setiap tahun.

 

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kelurahan Kolhua mendorong pembangunan yang melibatkan masyarakat, mulai dari pengelolaan lingkungan, penguatan ekonomi warga, hingga pemeliharaan hubungan sosial.

 

Partisipasi warga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang mengedepankan gotong royong, persaudaraan, dan toleransi.(L)

Berita Terkait

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Berbasis Partisipasi Warga, Lurah Liliba Perkuat Gotong Royong
Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan
Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes
Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN
Wali Kota Kupang Pastikan Biaya Pengobatan Ibu dan Anak Korban Kekerasan Tuntas
Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:24 WIB

Kelurahan Kolhua Perkuat Gotong Royong Warga, Bank Sampah dan Festival Budaya Jadi Ruang Kebersamaan

Rabu, 4 November 2026 - 08:13 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga, Camat Maulafa Tekankan Disiplin Warga

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

Pemkot Kupang Dorong Pembangunan Partisipatif, Camat Maulafa Libatkan Warga dalam Perencanaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Kepemimpinan Cris Widodo, Kota Kupang Raih Penghargaan Nasional dari Kemenkes

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Di Bawah Kepemimpinan Cristhian Widodo, Pemkot Kupang Raih Dua Penghargaan dari KPPN

Berita Terbaru