Pater Marsel Agot : Kamtibmas di Labuan Bajo Kondusif 

- Jurnalis

Senin, 22 Agustus 2022 - 11:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, NTTPedia.id,- Jelang pelaksanaan event internasional Group of Twenty (G20), Situasi Kamtibmas di Labuan Bajo , Kabupaten Manggarai Barat terpantau kondusif. Suasana Kamtibmas dilabuan dilaporkan kondusif pasca gelombang protes penerapan tarif ke Taman Nasional Komodo.

 

Aktivis dan Rohaniawan Katolik, Pater Marsel Agot berharap semoga suasana kondusif itu tetap terjaga. Apalagi dalam beberapa waktu mendatang akan diadakan even bergengsi kelas dunia di destinasi pariwisata super premium itu.

 

” Ada hadiah terbesar dari pemerintah pusat kepada Manggarai Barat dengan menetapkan Manggarai Barat sebagai salah satu destinasi super premium. Dengan hal itu kami sebagai warga disini berjuang untuk menjaga kepercayaan pusat tersebut. Pernah ada perasaan tidak nyaman disini akibat dari kenaikan tiket ke TNK,” kata Pater Marsel Agot.

 

Ia mengatakan pasca itu semenjak tanggal 2 Agustus keadaan sudah kondusif kembali. Kepada wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara diucapkan selamat datang ke Manggarai Barat.

 

” Labuan Bajo aman dan tentram. Anda tidak usah takut datang. Kami bersama Polda NTT dan Polres Manggarai Barat menjaga kenyamanan anda datang ketempat ini,” ujarnya.

 

Ia menghimbau masyarakat untuk agar jangan mempercayai hoax yang sering kali mengacaukan suasana. Kalau ada berita tentang kekacauan dan kisruh itu tidak benar. Ia mengatakan dengan kerjasama yang baik dengan semua pihak, suasana Kamtibmas akan terus terjaga dengan baik.

 

Ia berharap masyarakat jangan diprovokasi oleh pihak pihak luar yang mau menghancurkan Manggarai Barat dan NTT. Pater Marsel mengatakan pihak sangat mendukung usaha Polda NTT bersama rakyat menciptakan ketenangan dan kedamaian di negeri didaerah ini.(AP)

Berita Terkait

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat
Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan
1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak
Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers
Pesta Sambut Baru di Mabar Tak Bisa Sembarangan, Wajib Izin Keramaian dan Tanpa Miras
Land4Lives Tutup Kegiatan di NTT, Capaian Diserahkan kepada Pemerintah Daerah
31 Makalah dan 18 Poster Bahas Ketahanan Pangan NTT di Simpul Pangan Nusantara

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak

Jumat, 25 September 2026 - 19:34 WIB

Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers

Berita Terbaru