Warga NTT Diminta Melapor Jika Ada Oknum Bentuk Pengurus Atasnamakan Partai Demokrat

- Jurnalis

Kamis, 18 Maret 2021 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, NTTPedia.id,- Internal partai Demokrat tidak main-main dengan kelompok Konggres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang akan membentuk kepengurusan didaerah-daerah. Di NTT, Partai Demokrat sudah menyiapkan nomor khusus sebagai call center yang akan disebarkan kepada masyarakat. Masyarakat diminta untuk melapor jika ada oknum yang membentukan kepengurusan mengatasnamakan partai Demokrat.

” Apabila masyarakat mengetahui atau menemukan kejadian tersebut, dapat melaporkan kepada pengurus Partai Demokrat di daerahnya atau dapat menghubungi nomor telepon 081287581484,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore, Kamis (18/3/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan hal itu dilakukan untuk menegaskan Partai Demokrat yang sah di NTT adalah Demokrat di bawah kepemimpinan Jefri Riwu Kore dan Ferdinandus Leu. dan para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang sah di NTT adalah yang ada saat ini.

Baca Juga :  Winston Rondo Turun Tangan, Koordinasi dengan Dinsos NTT dan Pemkab Kupang Selesaikan Pemblokiran PKH Warga Tesabela

Jefry yang juga Walikota Kupang ini meminta masyarakat NTT untuk berpartisipasi melaporkan ke nomor call center. Melalui nomor itu warga membantu untuk melapor jika ada pihak maupun kelompok yang mengatasnamakan Partai Demokrat dan menggunakan lambang, bendera maupun identitas Partai Demokrat.

Ia memberi warning keras kepada beberapa kelompok yang sedang bergerilya di NTT agar segera menyudahi perbuatannya.

“Kami tahu ada para pihak, perorangan maupun kelompok, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat DPC yang sedang bergerilya menggunakan logo dan cap Partai Demokrat dengan mengatasnamakan Demokrat padahal oknum ini tidak dibenarkan untuk menggunakannya,” jelasnya.

Baca Juga :  Imbas Moeldoko Ajukan PK, Ratusan Kader Partai Demokrat NTT Datangi PTUN Kupang

Ia mengaku oknum-oknum itu sudah didata. Pihaknya akan menindalanjuti perilaku oknum-oknum yang mencatut nama partai Demokrat. Ia meminta oknum-oknum tersebut untuk mengentikan aktivitasnya jika tidak mau mendapat tindakan hukum.

” Kami minta mereka untuk menghentikan aktivitasnya karena bisa berdampak hukum,” ujarnya.

Ditegaskannya DPD Partai Demokrat NTT sangat solid dan tegak lurus dengan kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Kami berjanji untuk terus mengibarkan panji-panji Partai Demokrat serta memberikan pelayanan dan pengabdian sebesar-besarnya untuk rakyat NTT,” kata Jefry.(AP)

Berita Terkait

Kodam IX/Udayana Klarifikasi Isu Viral Pengantaran Pelda Chrestian Namo ke Denpom Kupang
Kecelakaan Laut Tewaskan Pelatih Valencia B, Polda NTT Tetapkan Nahkoda dan ABK Jadi Tersangka
Pelda Christian Namo Ditahan Denpom IX/1 Kupang, Ibunda Prada Lucky: Tidak Terkait Kasus Almarhum
Turun Dari Kapal Feri Cepat, Ayah Almarhum Prada Lucky Dijemput Paksa Anggota TNI
Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sampaikan Duka Meninggalnya Ibunda AMR, Minta Komdigi Awasi Akun Penyebar Fitnah
Tertekan Unggahan Fitnah di TikTok Lika Liku NTT, Ibu Kandung AMR Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung
Pengelola KHDTK Oelsonbai Belum Bersuara Usai Sebagian Kawasan Dirambah Kontraktor

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:38 WIB

Kodam IX/Udayana Klarifikasi Isu Viral Pengantaran Pelda Chrestian Namo ke Denpom Kupang

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:21 WIB

Kecelakaan Laut Tewaskan Pelatih Valencia B, Polda NTT Tetapkan Nahkoda dan ABK Jadi Tersangka

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:31 WIB

Pelda Christian Namo Ditahan Denpom IX/1 Kupang, Ibunda Prada Lucky: Tidak Terkait Kasus Almarhum

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:52 WIB

Turun Dari Kapal Feri Cepat, Ayah Almarhum Prada Lucky Dijemput Paksa Anggota TNI

Senin, 5 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian

Berita Terbaru

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan perpajakan agen asuransi yang dinilai tidak adil dan menimbulkan ketidakpastian hukum, menyusul pemberlakuan PMK-168/PMK.03/2023, implementasi Core Tax Administration System, serta munculnya tafsir keliru atas PMK 81/2024.

Berita

PAAI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi

Senin, 12 Jan 2026 - 19:51 WIB