Sabu Raijua Yang Mendunia di Jaman Nikodemus Rihi Heke

- Jurnalis

Rabu, 30 Juni 2021 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nikodemus Rihi Heke ketika menerima Trophy dari Anugerah Pesona Indonesia/Foto Istimewa

Nikodemus Rihi Heke ketika menerima Trophy dari Anugerah Pesona Indonesia/Foto Istimewa

Menia, NTTPedia.id,- Kepemimpinan Nikodemus Rihi Heke memang patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, setelah melanjutkan kepemimpinan Marthen Dira Tome, Nikodemus terus melahirkan inovasi brilian untuk memajukan Sabu Raijua.
Negeri Sejuta Lontar ini kini punya sejumlah obyek wisata yang mendunia. Sebuat saja Wisata Ekologi Kelaba Maja, Kampung Namata dan Gua Mabala merupakan objek wisata yang terkenal dari Pulau Para Dewa ini. Destinasi tersebut masuk nominasi dan juara pada ajang bergengsi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award.

Tahun 2018, Kellaba Madja menyabet Juara 1, kategori Surga Tersembunyi Terpopuler (Most Popular Hidden Paradise). Tahun 2019, Gua Mabala dikukuhkan sebagai pemenang kedua Kategori Destinasi Unik Terpopuler (Most Popular Unique Destinations) dan Tahun 2020, Kampung Adat Namata, dinobatkan menjadi Juara 1 Kategori Kampung Adat terpopuler.

Prestasi gemilang yang di ukir selama 3 tahun berturut – turut, berupa pengakuan dan apresiasi dari masyarakat dalam API Award merupakan bukti keberhasilan Nikodemus Rihi Heke, membangkitkan Pariwisata di Kabupaten Sabu Raijua.

Hal ini sejalan dengan semangat Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, menjadikan Pariwisata sebagai Prime Mover pembangunan di NTT.

Dukungan penuh juga datang dari Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat. Anggota DPR RI dari Partai NasDem ini, getol mempromosikan tenun ikat NTT hingga mancanegara.

Bahkan tahun 2020, istri Gubernur Laiskodat ini, membawa tenun ikat Sabu Raijua masuk Istana Negara dan digunakan oleh Presiden Joko Widodo saat menghadiri sidang MPR RI.

Kolaborasi apik antara Nikodemus Rihi Heke, Viktor Laiskodat dan Julie Sutrisno dalam naungan Partai NasDem tentu akan membuat Sabu Raijua lebih maju.

Apresiasi tidak hanya dari API Award, masyarakat Sabu Raijuan juga mengakui ketulusan dan kegigihan Nikodemus Rihi Heke membangun sabu Raijua.

“Sejak terbentuknya Kabupaten Sabu Raijua, Bapa Nik (Nikodemus Rihi Heke) sebagai Wakil Bupati. Secara pribadi saya memandang beliau benar-benar memiliki figur kebapaan. Sejak menjadi Wakil Bupati Ia sangat menghargai Bupatinya. Mereka tidak pernah berkonflik,” kata Pendeta Imanuel Wadu, Pimpinan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Nada, Desa Eimau, Kecamatan Sabu Tengah, Sabu Raijua.

Menurut Mantan Kepala Desa Eimau ini, Nikodemus Rihi Heke merupakan sosok pekerja keras yang tenang dan fokus pada kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya.

“Hanya beberapa tahun saja menjabat sebagai bupati menggantikan bapak Marthen Dira Tome, sudah banyak kemajuan yang terjadi di Sabu. Pariwisata Sabu Raijua maju pesat. Infrastruktur jalan juga mulai membaik,” puji Imanuel.
Menurut Imanuel, Sabu Raijua tidak mebutuhkan pemimpin yang pintar, namun memiliki hati dan kepedulian untuk membangun Sabu Raijua lebih baik.

Senada, Efraim Wue Bagi, Ketua Pokdarwis Ekowisata Kelaba Maja, menuturkan, sejak tahun 2015 Kellaba Madja mulai “disentuh”, namun kala itu belum ada fasilitasi pendukung.

“Saat Bapa Mabala (Sebutan untuk Nikodemus Rihi Heke) menggantikan bapak MDT, tempat ini mulai ditata, ada pembangunan Lopo, jalan masuk ke Kellaba Madja diperbaiki,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Efraim, sebagai upaya mempromosikan Kellaba Madja, pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dibawah komando Nikodemus Rihi Heke dilaksanakan festival Kelabba Madja.

“Dalam festival itu dipamerkan kain tenun ikat Sabu, tarian adat Sabu dan berbagai atraksi budaya,” katanya.
Kegiatan – kegiatan tersebut akhirnya membawa Kellaba Madja menjadi Juara 1 kategori surga tersebunyi terpopuler dalam API Award tahun 2018.

Prestasi itu tidak kemudian membuat Nikodemus Rihi Heke puas, Ia terus membenahi semua destinasi wisata di Sabu Raijua. Alhasil, tahun 2019 dan 2020, Sabu Raijua masih berkumandang di API Award sebagai juara.
Efraim berharap Nikodemus Rihi Heke dapat melanjutkan kepemimpianannya agar pembangunan di Sabu Raijua berkesinambungan. (Tim)

Berita Terkait

BI Rate Naik 5,50 Persen, Dirut Bank NTT Tegaskan Bunga Kredit UMKM dan KUR Tetap Aman
SPMB Online SMA/SMK NTT 2026/2027 Dimulai, Dinas Pendidikan NTT Minta Calon Murid Pahami Alur Pendaftaran
Misa Inkulturasi Bahasa Leragere Perdana Digelar di Jakarta, Jadi Tonggak Pelestarian Bahasa dan Budaya Leluhur
Dibangun Bersama Simon Petrus Kamlasi, Esther Meilany Siregar Kamlasi Resmikan PAUD Tuameta di TTS
Tembus Jalan Rusak di Pedalaman TTS, Esther Kamlasi Resmikan Gedung PAUD dan Janji Tambah Fasilitas Belajar
BBIS Noekele Kembali Produksi Ikan Konsumsi, DKP NTT Pasok 221 Kg Nila ke Pasar Kupang
DKP NTT Jemput Bola Digitalisasi Dokumen Kapal Nelayan Lewat e-BKP di Alor
Dokumen Hibah Dari Provinsial SVD Ke Keluarga Sadipun Adalah Benar

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:02 WIB

BI Rate Naik 5,50 Persen, Dirut Bank NTT Tegaskan Bunga Kredit UMKM dan KUR Tetap Aman

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:30 WIB

SPMB Online SMA/SMK NTT 2026/2027 Dimulai, Dinas Pendidikan NTT Minta Calon Murid Pahami Alur Pendaftaran

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:31 WIB

Misa Inkulturasi Bahasa Leragere Perdana Digelar di Jakarta, Jadi Tonggak Pelestarian Bahasa dan Budaya Leluhur

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:51 WIB

Dibangun Bersama Simon Petrus Kamlasi, Esther Meilany Siregar Kamlasi Resmikan PAUD Tuameta di TTS

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:06 WIB

Tembus Jalan Rusak di Pedalaman TTS, Esther Kamlasi Resmikan Gedung PAUD dan Janji Tambah Fasilitas Belajar

Berita Terbaru