Bupati TTU Dinilai Tidak Becus Urus Covid-19, Pos Oeprigi Hanya Pencitraan

- Jurnalis

Jumat, 16 Juli 2021 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, NTTPedia.id,- Tingginya angka kasus penularan Covid-19 di NTT membuat pemerintah memberlakukan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM). Hal itu sudah dilakukan oleh pemerintah Kota Kupang menyusul PPKM Jawa Bali yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.

Dibeberapa kabupaten di NTT dilakukan pemeriksaan disetiap pintu masuk untuk mengecek para pelaku perjalanan baik suhu tubuh dan memakai masker. Namun hal itu jauh berbeda dengan Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU). Anggota DPRD NTT Daerah Pemilihan Belu Malaka dan TTU, Dolvianus Kolo menemukan fakta yang bertolak belakang dengan semangat Presiden Jokowi mengatasi penyebaran Covid-19.

” Tanggal 11 Juli 2021 saat saya ke Kefa menumpang bis. Saya bersama dengan anak-anak dan adik. Setiba di Pos Pemeriksaan Oeprigi, dari penumpang belasan orang, yang turun cek suhu hanya saya dan anak- anak, sekitar 6 orang. Saya, anak-anak dan adik. Yang lain tetap duduk di bis, ” kata Dolvianus kepada media, 16/07/2021.

Padahal kata dia, Pos Oeperigi berfungsi untuk melakukan pengecekan terhadap setiap pelaku perjalanan yang hendak ke TTU maupun hendak keluar TTU. Tapi faktanya kata dia, Pos Oeperigi tidak melakukan fungsi secara baik.

” Kalau model pencegahan Penyebaran begini, jangan mimpi Covid-19 bisa ditahan laju penyebarannya. Dengan fakta tadi, pos Oeprigi hanya dipakai bupati TTU sebagai pencitraan saja alias formalitas belaka. Kehadiran pos kesehatan tidak menjawab tuntutan pencegahan penyebaran Covid-19,” katanya.

Ia menduga Bupati TTU, Juandi David hanya setengah hati mengurus penyebaran Covid-19 tapi dana Covid-19 terserap maksimal. Apalagi DPRD TTU mengalokasikan dana Covid-19 cukup besar.

” Bisa cek data saya di pos Oeprigi, tercatat Dolvi Kolo pelaku perjalanan dari kupang ke desa Haumeni, TTU. Sejauh pengamatan saya kerumunan- Kerumunan di TTU masih terjadi tanpa diawasi Bupati dan jajaran. Acara rumah adat dan pesta nikah.

Baca Juga :  Mantan Sekertaris DPW NasDem NTT Daftar Balon Wakil Bupati Rote Ndao

Ia menilai Bupati TTU terkesan melakukan pembiaran dan tak acuh dengan kondisi yang sangat mengkuatir semua pihak.

” Ini ada pembiaran, Bupatinya masa bodoh. Apakah tidak ada PPKM?, Kalau tidak ada maka apa yang saya bilang tadi benar. Bupati kurang becus tangani peyebaran Covid-19. Sebagai anggota DPRD dapil TTU Belu Malaka saya miris melihat kondisi ini,” ujarnya.

Ia berharap Bupati TTU segera berbenah dan bangkit berperang melawan Covid-19 di TTU. Ia meminta Bupati untuk lebih serius dalam bekerja.

” Semoga lewat pemberitaan ini, pemerintah daerah TTU, dalam hal ini bupati TTU lebih serius tangani penyebaran Covid-19. Pasang lampu hias yang menghalangi arus lalu lintas kota Kefa, tanam bunga juga baik. Tapi lebih baik dan lebih urgen selamatkan nyawa rakyat TTU,” ujarnya.(AP)

Berita Terkait

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta Dilaksanakan Secara Serentak 
Meski Cuaca Ekstrem, Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di NTT Tetap Terkendali
DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Tingkatkan konsolidasi Internal Hadapi Tantangan Politik di Masa Depan
DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Ketua DPW NasDem NTT  Ajak Seluruh Elemen berkolaborasi Bangun NTT
DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Gubernur NTT Beri Apresiasi: Tema Sangat Relevan dengan Momentum HUT Provinsi NTT Ke-67
Kerja Nyata untuk Pendidikan di TTS, SPK Serahkan Aula Serba Guna untuk SD GMIT Soe II
Disupport kementerian kebudayaan Via  Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah XVI NTT pegiat & pelestari budaya Sabu Raijua gelar Pameran Cerita Rakyat 

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian

Senin, 29 Desember 2025 - 11:49 WIB

Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta Dilaksanakan Secara Serentak 

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:51 WIB

Meski Cuaca Ekstrem, Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di NTT Tetap Terkendali

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:13 WIB

DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Tingkatkan konsolidasi Internal Hadapi Tantangan Politik di Masa Depan

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:58 WIB

DPW NasDem NTT Gelar Diskusi Publik, Ketua DPW NasDem NTT  Ajak Seluruh Elemen berkolaborasi Bangun NTT

Berita Terbaru

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan perpajakan agen asuransi yang dinilai tidak adil dan menimbulkan ketidakpastian hukum, menyusul pemberlakuan PMK-168/PMK.03/2023, implementasi Core Tax Administration System, serta munculnya tafsir keliru atas PMK 81/2024.

Berita

PAAI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi

Senin, 12 Jan 2026 - 19:51 WIB