Dekranasda Manggarai Desain Tenun 4 Motif untuk Dijadikan Seragam Bank NTT

- Jurnalis

Selasa, 10 Mei 2022 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai Meldyanti Hagur Nabit bersama Dirut Bank NTT Harry Aleksander Riwu Kaho dan Direktur Dana Bank NTT Yohanis Landu Praing, saat kegiatan launching QRIS di kawasan Waterfront City Labuan Bajo, Selasa (10/5/2022). (Foto: BN)

Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai Meldyanti Hagur Nabit bersama Dirut Bank NTT Harry Aleksander Riwu Kaho dan Direktur Dana Bank NTT Yohanis Landu Praing, saat kegiatan launching QRIS di kawasan Waterfront City Labuan Bajo, Selasa (10/5/2022). (Foto: BN)

LABUAN BAJO, – Dewan Keranjinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini sedang meengerjakan kain tenun yang nantinya digunakan sebagai seragam bagi karyawan/karyawati Bank NTT.

Hal ini merupakan tindaklanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan antara Bank NTT dan Dekranasda Kabuapaten Manggarai, belum lama ini. Dalam pengerjaan tenun untuk seragam Bank NTT, Dekranasda Manggarai melibatkan para penenun lokal setempat.

Ihwal kerja sama itu terjadi saat kunjungan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di daratan Flores. Saat giliran di Kabupaten Manggarai, Gubernur dihadiahi sebuah kain tenun khas Kabupaten Manggarai. Istri Bupati Manggarai yang langsung menyematkan.

Tak sekadar menyematkan, sosok perempuan cerdas itu juga sangat lancar menjelaskan makna filosofis dari motif dan cara mengerjakan kain tenun yang diberikan itu. Gubernur NTT rupanya sangat tertarik dengan cara Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai menarasikan dengan begitu lancar dan fasih.

Saat itu, salah satu yang mendampingi Gubernur NTT dalam kunjungan kerjanya itu adalah Direktur Bank (Dirut) NTT Harry Aleksander Riwu Kaho. Saat itu pula, Dirut Bank NTT menangkap peluang tersebut dengan memesan 1.000 kain tenun dari Dekranasda Kabupaten Manggarai.

Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Nabit menjelaskan, kelompok tenun yang nantinya akan mengerjakan kain tenun tersebut telah dibentuk, serta telah mengikuti pelatihan untuk peningkatan keahlian.

“Apalagi ini dalam jumlah yang besar, ditambah teknik tenun yang tidak mudah. Karena kami menggunakan teknik sulam. Ditambah lagi motif bank NTT kan butuh waktu. Soal waktu dan jumlah akan kami sepakati,” jelas Meldyanti saat ditemui di Labuan Bajo, Selasa (10/5/2022).

Adapun 4 motif pada tenun yang sementara dikerjakan yakni: pertama, motif logo Bank NTT. Kedua, motif Rumah Adat Manggarai yakni Rumah Gendang. Motif ini menarasikan Bank NTT dapat menjadi rumah bagi semua orang, baik bagi nasabah yang dilayani maupun bagi karyawan/karyawati Bank NTT.

“Begitu juga untuk setiap persoalan selalu diselesaikan di Rumah Gendang. Inui maknanya, dalam setiap persoalan, Bank NTT dapat menyelesaikannya secara musyawarah dan mufakat yang berguna bagi banyak orang,” jelas Meldyanti.

Motif yang ketiga, lanjut Meldyanti adalah komodo. Komodo menjadi logo wisata premium di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Hal ini dimaksudkan, Bank NTT dapat mendukung Labuan Bajo yang kini menjadi destinasi wisata super premium.

Terakhir adalah motif asli tenun Manggarai Barat yakni Matang Rintu. Matang Rintu sendiri artinya keharmonisan. Dalam pemaknaannya diharapkan Bank NTT dalam melaksanakan tugas dan perannya di masyarakat bisa harmonis.

“Harmonis ini baik di dalam Bank NTT yakni antar karyawan/karyawati, maupun dengan para nasabah,” jelasnya.

Desa Wisata Tenun

Dekranasda Kabupaten Manggarai juga selama ini mendapat dukungan luar biasa dari Bank NTT untuk mempersiapkan Desa Wisata Tenun.

Menurut Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Nabit, terdapat 4 desa di Kecamatan Cibal yang dipersiapkan menjadi Desa Wisata Tenun. Dua desa diantaranya telah selesai diverifikasi dan dinyatakan layak menjadi Desa Wisata Tenun.

“Kami berharap Bank NTT dapat membantu kami untuk menyiapkan dua desa lainnya,” ujar istri Bupati Manggarai Herybertus GL Nabit itu.

Dia mengakui, selama ini kelompok tenun binaan Dekranasda Kabupaten Manggarai Barat mendapat pendampingan dari Bank NTT, karena dia sangat menginginkan kelompok tenun yang ada tetap eksis dan terus berproduksi secara berkelanjutan.

“Bank NTT punya sumber daya untuk dapat menunjang, karena punya karyawan yang selalu turun ke lapangan. Dan selalu memberikan informasi kepada kami tentang kondisi penenun,” pungkasnya. (BN)

Berita Terkait

KPID NTT Dukung Pembentukan Klinik Narkoba Digital, Serukan Pengawasan Ketat Penggunaan Gadget Anak
Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi
Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim
Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat
Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan
Strategi Talent Scouting Melki–Johni Antar Ribuan Siswa NTT Tembus SNBP 2026
Simon Petrus Kamlasi Sebut MBG Perkuat Rantai Pasok dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Dua Senyum Merekah, Melki Laka Lena dan SPK Satu Kursi di Kantor Gubernur NTT
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:20 WIB

KPID NTT Dukung Pembentukan Klinik Narkoba Digital, Serukan Pengawasan Ketat Penggunaan Gadget Anak

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi

Rabu, 22 April 2026 - 08:10 WIB

Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim

Selasa, 21 April 2026 - 20:28 WIB

Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat

Jumat, 17 April 2026 - 21:32 WIB

Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan

Berita Terbaru

Berita

Sambut Mayday, Polda NTT Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:47 WIB