Total 13 Warga Tesabela Diblokir dari Daftar Penerima PKH dan BPNT, Dinsos Kabupaten Kupang Belum Turun Cek 

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 14:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Pantai Batubao, Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Warga Tesabela sebagian besar merupakan nelayan tradisional

Pesisir Pantai Batubao, Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Warga Tesabela sebagian besar merupakan nelayan tradisional

Oelamasi, NTTPedia.id, – Terhitung ada 13 warga penerima bantuan sosial di Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang yang diblokir. Pemblokiran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Sembako itu baru terjadi pada bulan November ini. Pada periode sebelumnya, Kelompok Penerima Manfaat masih bisa mencairkan bantuan di kantor Pos Bolok.

Salah satu penerima Simson Patirick Battukh , warga RT 01/RW 02 Desa Tesabela menyampaikan hal itu kepada NTTPedia.id, Senin, 10/11/2025 melalui saluran telepon.

” Kaka bantu dulu kami di Tesabela. Ini ada 11 warga lagi yang juga sama ke saya yang diblokir sebagai penerima. Mungkin sebentar kami berkumpul untuk bicara, ” ujar Simson memelas.

Ia mengatakan pasca membuat pengeluhan di media, hingga kini tak ada satu pun pihak Dinsos yang turun untuk mengecek pengeluhan warga. Ia merasa pemerintah seakan abai dengan kondisi yang dialami oleh warga Tesabela.

Untuk diketahui, Simson Patirick Battuk dan Orpah Baituni Selly diblokir lantaran terlambat mengambil dana bantuan hanya sehari dari tanggal yang ditentukan karena istri sedang dirawat dirumah sakit.

NTTPedia.id berusaha melakukan konfirmasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kupang melalui Plt Sekdis, Ina M Ate. NTTPedia.id menanyakan alasan 11 KPM di blokir sebagai penerima bantuan. Ina meminta NTTPedia.id untuk ke kantor untuk mengecek data.

” Selamat siang pak, datang kantor dinas sosial membawa data untuk kita cek data nya ya. Besok saya tunggu, supaya jelas, ” kata Ina melalui layanan pesan whatsapp.

NTTPedia.id meminta Dinas Sosial Kabupaten untuk berkoordinasi sesuai dengan jenjang hirarkis atau ke pendamping untuk mengecek pengeluhan 13 warga Tesabela. Media hanya bertugas untuk memberitakan keluhan yang disampaikan warga berdasarkan fakta lapangan.(AP)

Berita Terkait

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar
KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti
PA GMNI NTT Kembali Gerakkan Aksi Kemanusiaan, Kini untuk Korban Gempa Sumba
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Tidak Ada Korban Jiwa
Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07 WIB

BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti

Berita Terbaru