Mahasiswa Undana Buktikan Kapasitas Cemerlang di Forum Ilmiah Dunia

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Program podcast Undana Talk kembali menegaskan perannya sebagai etalase praktik baik dan kisah inspiratif dari kampus hijau. Pada edisi terbaru Season III, Rabu (11/3/2026), platform ini menghadirkan Daniel Ariel Hadjo, mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Undana, yang sukses mengharumkan nama almamater di panggung internasional.

 

Ariel menjadi sorotan setelah meraih penghargaan Best Oral Presentation pada ajang The 7th International Conference on Food, Nutrition, Health, and Lifestyles (NUTRICON) 2025 di Bangkok, Thailand. Melalui Undana Talk, ia membagikan perjalanan akademiknya dalam mengangkat isu ancaman mikroplastik di wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur (NTT) ke forum ilmiah global.

 

Dalam perbincangan santai tersebut, Ariel menjelaskan bahwa risetnya berfokus pada dampak kesehatan mikroplastik yang dinilai sangat relevan dengan kondisi geografis NTT sebagai wilayah kepulauan. Penelitian yang disusun di bawah bimbingan Dekan FKKH, Dr. dr. Christina Olly Lada, M.Gizi., menyoroti potensi bahaya jangka panjang sampah plastik terhadap kesehatan manusia, khususnya masyarakat pesisir.

 

Menurut Ariel, dampak negatif mikroplastik tidak selalu dirasakan dalam jangka pendek, tetapi dapat memengaruhi kesehatan generasi mendatang. Dalam presentasinya di forum internasional, ia menampilkan dokumentasi nyata kondisi pantai di NTT sebagai gambaran “perang” melawan sampah plastik yang tengah dihadapi daerah tersebut.

 

Riset yang dipaparkannya tidak hanya mengulas aspek hematologi, tetapi juga potensi risiko mikroplastik terhadap sistem kardiovaskular, paru-paru, hingga temuan medis terbaru pada plasenta ibu hamil.

 

Presentasi komprehensif tersebut bahkan menarik perhatian seorang profesor dunia yang langsung membuka peluang kerja sama penelitian lingkungan di masa depan.

 

Kisah Ariel semakin inspiratif karena ia merupakan satu-satunya mahasiswa jenjang sarjana di antara para profesor dan peneliti senior dari berbagai negara.

 

Keberhasilannya meraih predikat presentasi lisan terbaik menunjukkan bahwa mahasiswa Undana memiliki kapasitas intelektual dan daya saing yang setara di tingkat global.

 

Keterlibatan aktif mahasiswa dalam forum internasional dinilai sebagai wujud nyata semangat “Undana Berdampak”. Prestasi ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas serta memperkuat jejaring ilmiah universitas di kancah internasional.

 

Di tengah padatnya aktivitas studi kedokteran, Ariel juga membagikan kiat manajemen waktu melalui konsep kuadran skala prioritas untuk menentukan aktivitas yang mendesak dan penting. Ia menekankan bahwa pendekatan promotif dan preventif merupakan langkah krusial dalam mengantisipasi dampak kesehatan akibat meningkatnya persoalan sampah plastik.

 

Ia berharap pemerintah daerah dan pihak kampus terus bersinergi dalam memperkuat kebijakan pengelolaan sampah, terutama di wilayah pesisir dan perkotaan. Kehadiran sosok mahasiswa berprestasi seperti Ariel dalam Undana Talk diharapkan dapat menginspirasi civitas akademika lainnya untuk terus berinovasi dan menghasilkan riset yang berdampak sosial.

 

Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa riset berbasis kearifan lokal NTT mampu berbicara banyak di tingkat internasional serta menunjukkan kapasitas cemerlang mahasiswa daerah dalam menjawab tantangan global. (FnT)

Berita Terkait

Situasi Politik Alor Memanas, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi Hoaks
Didukung Penuh Gubernur NTT, Rumah Singgah Untuk NTL Sudah Siap Ditinggali Jika Berobat Ke Ruteng
Refleksi 140 Tahun Kota Kupang, Wali Kota Tekankan Pelayanan dan Kebersamaan
Kado HUT Kota Kupang, Wali Kota Terima Penghargaan Strategic Leadership
Bukan Karena Viral, Jalan Depan GOR Oepoi Sudah Dianggarkan Sejak Akhir 2025
Bareskrim Apresiasi Polda NTT, Kasus Phishing Tools W3llstore Terbongkar
Temui Menteri Maruarar di Jakarta, Serena Francis Bawa Pulang 500 Unit Rumah BSPS
Wawali Serena Francis Buka Jambore, Pramuka Kota Kupang Siap Bangkit

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:57 WIB

Situasi Politik Alor Memanas, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi Hoaks

Sabtu, 25 April 2026 - 20:02 WIB

Didukung Penuh Gubernur NTT, Rumah Singgah Untuk NTL Sudah Siap Ditinggali Jika Berobat Ke Ruteng

Sabtu, 25 April 2026 - 13:49 WIB

Refleksi 140 Tahun Kota Kupang, Wali Kota Tekankan Pelayanan dan Kebersamaan

Sabtu, 25 April 2026 - 13:43 WIB

Kado HUT Kota Kupang, Wali Kota Terima Penghargaan Strategic Leadership

Jumat, 24 April 2026 - 20:18 WIB

Bukan Karena Viral, Jalan Depan GOR Oepoi Sudah Dianggarkan Sejak Akhir 2025

Berita Terbaru