Top 20 Inovator Muda Asia, Bukti Mahasiswa Undana Siap Bersaing di Level Global

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana), Kezia Evangelin Borotoding Malo, membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan mampu melintasi batas disiplin ilmu. Ia berhasil menembus jajaran Top 20 dalam ajang Youth Innovation Forum (YIF) 2026 yang diselenggarakan oleh Global Youth Action di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

 

Dikutip dari laman resmi Undana, Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Undana memiliki daya saing global, sekaligus menunjukkan bahwa gagasan yang berangkat dari persoalan lokal mampu mendapat pengakuan di tingkat Asia. Kezia memaparkan capaian tersebut dalam program Undana Talk edisi Rabu, 25/3/2026.

 

Melalui inovasi bertajuk SegiPlast, Kezia membawa misi penyelamatan ekosistem dari ancaman sampah plastik sekali pakai. Inovasi ini dirancang sederhana namun berdampak luas, dengan tujuan mendorong masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik melalui kebiasaan pakai ulang (reuse).

 

SegiPlast merupakan gantungan kunci portabel yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan kantong plastik bekas yang telah dilipat rapi. Inovasi ini lahir dari kegelisahan terhadap tingginya penggunaan plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan. Dengan membawa SegiPlast, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran untuk selalu menyiapkan kantong plastik cadangan yang bisa digunakan kembali.

 

Tak hanya menghadirkan solusi fisik, SegiPlast juga mengintegrasikan edukasi digital. Pada bagian belakang produk, terdapat kode QR yang terhubung langsung ke video tutorial melipat plastik serta konten edukasi pelestarian lingkungan. Inovasi ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta poin ke-14 terkait ekosistem kelautan.

 

“Inovasi harus bersifat localize, berakar dari masalah di sekitar kita. Saya memulai dari satu kantong plastik karena kita tidak bisa langsung mengambil semua sampah di bumi. Jika kita setia pada proses kecil ini, karya tersebut akan naik ke level internasional dengan sendirinya,” ujar Kezia.

 

Keberhasilan ini juga mencerminkan semangat “Undana Berdampak”, di mana dukungan institusi menjadi faktor penting dalam mendorong mahasiswa untuk berprestasi di tingkat internasional. Kezia mengakui adanya dukungan dari pihak rektorat dan fakultas, baik dalam bentuk pendanaan maupun kemudahan administrasi, sehingga ia dapat fokus mengikuti kompetisi.

 

Sebagai mahasiswi Ilmu Hukum, Kezia turut mematahkan anggapan bahwa isu lingkungan hanya menjadi ranah mahasiswa sains. Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama, tanpa memandang latar belakang keilmuan.

 

Di akhir sesi, Kezia mengajak mahasiswa untuk berani keluar dari zona nyaman dan mengambil peran aktif dalam menjawab isu global. Menurutnya, perubahan tidak akan terjadi jika hanya menunggu.

 

“Tidak harus menjadi mahasiswa lingkungan untuk peduli pada alam. Jika kita terus menunggu, dampak yang kita bayangkan tidak akan pernah terwujud,” pesannya.

 

Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa Undana, untuk terus berinovasi, berkontribusi nyata bagi lingkungan, serta mengharumkan nama daerah di kancah internasional. (Audc)

Berita Terkait

Perayaan Paskah dan HUT ke-28 GMIT Moria Liliba, Wawali Kupang Soroti Toleransi dan Kepedulian Sosial
OJK Tuntaskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal, Perkuat Daya Tarik Global
Tertib di Ruang Digital, Dinas Pendidikan NTT Keluarkan Surat Pemberitahuan Untuk Siswa dan Tenaga Kependidikan 
Kemendagri Paparkan Strategi Peningkatan PAD, Walikota Kupang Dorong Relaksasi Kebijakan
Wali Kota Kupang Wakili 15 Kepala Daerah NTT saat Penyerahan LKPD 2025 ke BPK
Perkuat Resiliensi Bencana, BEM PT Undana Gaungkan Kepemimpinan Perempuan di IWD 2026
Undana Dapat 103 Formasi CPNS 2026, Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Akademik
SNPMB Perketat Seleksi, Lokasi UTBK 2026 Diacak dalam Satu Wilayah

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 13:32 WIB

Perayaan Paskah dan HUT ke-28 GMIT Moria Liliba, Wawali Kupang Soroti Toleransi dan Kepedulian Sosial

Kamis, 2 April 2026 - 12:25 WIB

Tertib di Ruang Digital, Dinas Pendidikan NTT Keluarkan Surat Pemberitahuan Untuk Siswa dan Tenaga Kependidikan 

Rabu, 1 April 2026 - 15:55 WIB

Kemendagri Paparkan Strategi Peningkatan PAD, Walikota Kupang Dorong Relaksasi Kebijakan

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:24 WIB

Wali Kota Kupang Wakili 15 Kepala Daerah NTT saat Penyerahan LKPD 2025 ke BPK

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:42 WIB

Perkuat Resiliensi Bencana, BEM PT Undana Gaungkan Kepemimpinan Perempuan di IWD 2026

Berita Terbaru