Semarak Hari Pendidikan Nasional 2026, Disdikbud NTT Gelar Rangkaian Kegiatan Selama Hampir Sebulan

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 21:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan pelajar, guru, hingga aparatur sipil negara. Rangkaian kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 10 April hingga 4 Mei 2026.

Kegiatan diawali dengan sejumlah agenda pra-Hardiknas yang bersifat edukatif dan sosial. Di antaranya bakti sosial, donor darah, tes kebugaran dan kesehatan, hingga gerakan literasi melalui program buku dan pena. Selain itu, turut digelar berbagai lomba seperti voli campuran, tarik tambang, menyanyi berantai, tari kreasi, tenis meja, hingga cerdas cermat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menyukseskan rangkaian kegiatan ini. Ia menekankan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di NTT.

Ia menjelaskan puncak peringatan Hardiknas akan ditandai dengan upacara resmi yang melibatkan ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, para guru perwakilan SMA/SMK dan SLB, serta siswa-siswi dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.

Tak hanya itu kata Ambrosius, semarak Hardiknas juga akan diisi dengan pentas seni pelajar yang menampilkan kreativitas siswa dari berbagai sekolah di Kota Kupang. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang unjuk bakat generasi muda NTT.

Sebagai penutup, akan digelar Gebyar SMA/SMK yang diikuti oleh perwakilan sekolah dari berbagai daerah, termasuk SLB. Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar.

“ Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun semangat kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian sosial di dunia pendidikan ,” kata Ambros.(SP)

 

Berita Terkait

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat
Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan
1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak
Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers
Pesta Sambut Baru di Mabar Tak Bisa Sembarangan, Wajib Izin Keramaian dan Tanpa Miras
Land4Lives Tutup Kegiatan di NTT, Capaian Diserahkan kepada Pemerintah Daerah
31 Makalah dan 18 Poster Bahas Ketahanan Pangan NTT di Simpul Pangan Nusantara

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak

Jumat, 25 September 2026 - 19:34 WIB

Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers

Berita Terbaru