UPTD Tekkomdik Dinas Pendidikan NTT Rilis Buku Peta Satuan Pendidikan, Gubernur NTT Beri Apresiasi

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena - Johni Asadoma  dan Ketua DPRD NTT, Emilia Nomleni ketika menyimak buku Peta Satuan Pendidikan, Guru, dan Tenaga Kependidikan.

Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena - Johni Asadoma dan Ketua DPRD NTT, Emilia Nomleni ketika menyimak buku Peta Satuan Pendidikan, Guru, dan Tenaga Kependidikan.

Kupang, NTTPedia.id,- Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Teknologi dan Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi merilis buku Peta Satuan Pendidikan, Guru, dan Tenaga Kependidikan. Peluncuran buku ini bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu, 02/05/2026 yang berlangsung di alun-alun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.

 

Turut hadir hadir pada kegiatan tersebut,Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena – Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT, Emy Nomleni, unsur Forkopimda NTT, Pj. Sekretaris Daerah NTT, Rita Wuisan, para Staf Ahli Gubernur dan Asisten Sekda Provinsi NTT, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemprov NTT, para Kepala Sekolah SMA/SMK se NTT serta para tokoh pendidikan, guru, pendidik, dan tenaga kependidikan.

 

Kepala UPTD Tekkomdik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Martina Hartina Bere, pada kesempatan terpisah menjelaskan buku tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan pendidikan berbasis data sekaligus menjawab tantangan digitalisasi di sektor pendidikan.

 

” Buku ini menyajikan data lengkap jumlah satuan pendidikan di seluruh wilayah NTT, mulai dari daratan Sumba, Flores, Alor, Sabu Raijua, Rote Ndao hingga daratan Timor. Selain itu, kami juga memetakan jumlah guru dan tenaga kependidikan di 22 kabupaten/kota,” kata Martina.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo ketika ikut menyaksikan penyerahan buku

Ia menambahkan buku tersebut tidak hanya memuat data kuantitatif tetapi juga peta distribusi guru dan tenaga kependidikan berdasarkan mata pelajaran, sehingga dapat menjadi acuan dalam pemerataan tenaga pendidik di berbagai wilayah.

 

Menurut Martina, buku ini secara khusus dipersembahkan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan daerah.

 

Gubernur NTT pun memberikan apresiasi atas inisiatif UPTD Tekkomdik tersebut. Ia menilai kehadiran buku ini sangat penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.

 

Selain itu, Gubernur NTT juga berpesan agar buku tersebut memuat catatan strategis, terutama terkait penguatan data pokok pendidikan yang perlu didukung melalui anggaran APBD.

 

” Aspek digitalisasi juga menjadi perhatian, khususnya distribusi bantuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di wilayah 3T yang hingga kini belum merata,” ungkap Martina mengutip pesan Gubernur.

 

Sosok yang akrab disapa Melki ini meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo dan Kepala UPTD Tekkomdik NTT, Martina Hartina Bere untuk mencetak buku ini sebanyak mungkin. Buku tersebut kata Melki harus dibagikan kepada Anggota DPRD NTT dan para insan Pendidikan di NTT.

 

Untuk diketahui buku Peta Satuan Pendidikan, Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2026 sebagai basis perumusan kebijakan pendidikan yang lebih terukur dan berbasis data.

 

Data yang bersumber dari Dapodik per 3 April 2026 ini menunjukkan bahwa total satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB di NTT mencapai 1.040 sekolah.

 

Dari jumlah tersebut, 627 merupakan SMA, 364 SMK, dan hanya 49 SLB. Komposisi ini memperlihatkan dominasi pendidikan menengah umum, sementara pendidikan kejuruan dan khusus masih relatif terbatas.(AP)

 

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Berita Terbaru