Rayakan Kelulusan dengan Cara Berbeda, Siswa SMKN 2 di TTS Pilih Berbagi Kasih Ke Panti Asuhan dan Kegiatan Kreatif

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para lulusan bersama para guru melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Ume Manekan. Selain anjangsana mereka juga melakukan  kegiatan kreatif lainnya.

Para lulusan bersama para guru melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Ume Manekan. Selain anjangsana mereka juga melakukan kegiatan kreatif lainnya.

So’e, NTTPedia.id,- Perayaan kelulusan siswa di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Kupang diwarnai aksi yang dinilai kurang simpatik. Beberapa siswa dilaporkan merayakan momen kelulusan dengan mencorat-coret seragam menggunakan gambar dan tulisan yang tidak senonoh sehingga menuai kritik tajam dari masyarakat.

 

Tradisi tersebut memang kerap terjadi setiap tahun. Namun tindakan yang melampaui batas norma dinilai dapat mencoreng makna kelulusan sebagai pencapaian akademik. Berbagai kriting tajam beredar di berbagai linimasa sosial media maupun percayakan daring.

 

Berbeda dengan fenomena tersebut, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Soe di Timor Tengah Selatan (TTS) justru memilih cara yang lebih inspiratif. Perayaan kelulusan dilakukan melalui kegiatan sosial dan aktivitas kreatif yang terarah.

 

Kepala Sekolah SMKN 2 Soe, Nifron K.A Fallo, S.Kom, mengatakan Usai pengumuman kelulusan pada Senin, 04/05/2026., para lulusan berlangsung tertib tanpa ada aksi-aksi yang bertentangan dengan adat dan norma ketimuran. Sehari setelah pengumuman yakni pada hari Selasa, 05/05/2026, kata Karel,para lulusan bersama para guru melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Ume Manekan.

 

” Dalam kegiatan tersebut, mereka menyalurkan bantuan berupa sembako serta pakaian layak pakai kepada anak-anak panti sebagai bentuk kepedulian dan ungkapan syukur atas kelulusan yang diraih, kata Nifron, ketika dihubungi NTTPedia.id, Rabu, 06/05/2026.

 

Pada hari berikutnya kata Nifron, kegiatan dipusatkan di lingkungan sekolah. Para siswa membuat video dokumentasi yang menggambarkan perjalanan mereka selama tiga tahun menempuh pendidikan, mulai dari aktivitas di kelas hingga praktik kejuruan, termasuk kegiatan di jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Suasana anjangsana di Panti Asuhan Ume Manekan

Nifron menjelaskan selain itu, siswa juga melaksanakan sesi foto bersama per kelas dan per jurusan sebagai kenang-kenangan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan terkontrol di bawah pengawasan Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan serta mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.

 

Seluruh aktivitas lulusan kata Nifron, diarahkan untuk tetap positif. Tidak ada aksi coret-coret maupun kegiatan yang merusak. Siswa tetap diberikan ruang untuk berekspresi namun berada dalam koridor aturan sekolah.

 

Hal itu kata Nifron, tidak terlepas dari pembinaan karakter yang telah ditanamkan sejak awal. Ia mengatakan para guru SMKN 2 sudah menanamkan budaya disiplin dan nilai-nilai karakter yang kuat sejak awal. Sehingga kata Nifron, lulusan SMKN 2 Soe tetap tertib dalam merayakan kelulusan serta menghormati aturan dan para guru.(AP)

Berita Terkait

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat
Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan
1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak
Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers
Pesta Sambut Baru di Mabar Tak Bisa Sembarangan, Wajib Izin Keramaian dan Tanpa Miras
Land4Lives Tutup Kegiatan di NTT, Capaian Diserahkan kepada Pemerintah Daerah
31 Makalah dan 18 Poster Bahas Ketahanan Pangan NTT di Simpul Pangan Nusantara

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sempat Gagal Salur, 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Akhirnya Bisa Dibagikan Manual

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Warga Sebut Guncangan Sangat Kuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Warga Ende Terdampak Gempa Menunggu Bantuan, 754 Ton Beras Justru Gagal Disalurkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.279 unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Belum Bayar Pajak

Jumat, 25 September 2026 - 19:34 WIB

Forum Wartawan NTT Sarankan Kuasa Hukum Bupati TTU Baca Putusan MK 145/PUU-XXIII/2025 soal Sengketa Pers

Berita Terbaru