Pemuda Tambal Jalan Berlubang di Udayana, Wujud Kepedulian Keselamatan Warga

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ende,NTTPedia.id – Sekelompok pemuda yang tergabung dalam komunitas Ganja Bois di Jalan Udayana, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, mengambil langkah nyata dengan menutup sejumlah lubang jalan yang selama bertahun-tahun dibiarkan rusak. Aksi sosial tersebut dilakukan secara swadaya pada Selasa (26/5/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga dan pengguna jalan.

Koordinator aksi, Serilus Gesi Raja, mengatakan inisiatif itu lahir dari keresahan masyarakat atas tingginya angka kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut, terutama pada malam hari dan saat musim hujan. Kondisi jalan yang berlubang dan tergenang air dinilai sangat membahayakan pengendara karena kerusakan permukaan jalan sulit terlihat.

“Jalan ini sudah bertahun-tahun berlubang dan belum ada perbaikan. Kecelakaan sudah sering terjadi, bahkan kemarin saja ada dua kejadian lagi yang kami dengar dari laporan warga. Kami tidak ingin ada korban berikutnya, sehingga kami mengajak anak-anak muda dan warga untuk bergerak bersama,” ujar Serilus di sela kegiatan perbaikan jalan.

Meski menghadapi keterbatasan dana dan material, para pemuda tetap berinisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong. Material yang digunakan berasal dari sumbangan teman dan warga sekitar, sementara pengerjaan dilakukan oleh para pemuda yang sebagian memiliki keterampilan sebagai tukang bangunan.

Mereka menggunakan campuran beton dengan komposisi khusus agar hasil tambalan cukup kuat dan aman dilalui kendaraan.

“Kesulitan tentu ada, terutama soal material. Tetapi kami bergerak atas dasar kesukarelaan dan kepedulian. Lubang-lubang ini ada di depan mata kami sendiri, di lingkungan kami. Jadi tidak harus selalu menunggu pemerintah, masyarakat juga harus memiliki rasa tanggung jawab menjaga lingkungan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, warga diminta memahami adanya penutupan sementara ruas jalan selama satu hingga dua hari ke depan guna memberi waktu proses pengerasan beton agar hasil perbaikan lebih tahan lama.

 

Selain melakukan perbaikan jalan, warga juga berharap pemerintah daerah dapat memberi perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur di wilayah perkotaan, termasuk penyediaan penerangan jalan umum yang dinilai masih minim di kawasan tersebut.

 

Kurangnya lampu penerangan disebut menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko kecelakaan pada malam hari.

 

“Kami memahami mungkin ada keterbatasan anggaran dan program dilakukan bertahap. Tetapi harapan kami, kalau belum bisa diperbaiki total, setidaknya lubang-lubang ini ditutup sementara agar tidak terus memakan korban. Kami juga berharap penerangan jalan bisa segera hadir di Jalan Udayana supaya wilayah ini lebih terang dan aman,” ungkap Serilus.

Aksi para pemuda ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian masyarakat dapat menjadi kekuatan penting dalam menjaga keselamatan bersama, sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya perhatian terhadap infrastruktur dan fasilitas umum demi kenyamanan warga.

Perbaikan jalan tersebut dilakukan di wilayah RT 20/RW 05, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah.( Jack)

Penulis : Yakob Madya Sui

Berita Terkait

PA GMNI NTT Salurkan Bantuan Gempa Flores di 22 Titik Tujuh Kabupaten, Donasi Gotong Royong Alumni GMNI
Gempa Flores: Seluruh Sekolah Diliburkan, Dinas Pendidikan NTT Prioritaskan Keselamatan Siswa dan Guru
Kapolres Ende Bawa Harapan Baru ke Pulau Ende, Rumah Ikan Disiapkan untuk Masa Depan Laut yang Lebih Sejahtera
Kapolres Ende Apresiasi Kinerja Tim Burung Hantu, Ungkap Tujuh Kasus dalam Empat Bulan
11 Tahun Berdiri, Yayasan GPS Bantu Ribuan Anak Yatim piatu, tingkatkan Literasi dan lestarikan Budaya di Sabu Raijua 
Anwar Pua Geno Kritik Pemda Ende: Pembangunan Jangan Abaikan Nilai Kemanusiaan dan Pancasila
DPRD Ende Tak Masuk Kantor, Di Mana Fungsi Pengawasan Wakil Rakyat
Mangkir Dari Panggilan Penyidik Polres Ende, Eks Pejabat Kemensos RI Terlibat Korupsi Ditangkap Di Bandung 

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:28 WIB

PA GMNI NTT Salurkan Bantuan Gempa Flores di 22 Titik Tujuh Kabupaten, Donasi Gotong Royong Alumni GMNI

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Gempa Flores: Seluruh Sekolah Diliburkan, Dinas Pendidikan NTT Prioritaskan Keselamatan Siswa dan Guru

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:20 WIB

Kapolres Ende Bawa Harapan Baru ke Pulau Ende, Rumah Ikan Disiapkan untuk Masa Depan Laut yang Lebih Sejahtera

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kapolres Ende Apresiasi Kinerja Tim Burung Hantu, Ungkap Tujuh Kasus dalam Empat Bulan

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:43 WIB

11 Tahun Berdiri, Yayasan GPS Bantu Ribuan Anak Yatim piatu, tingkatkan Literasi dan lestarikan Budaya di Sabu Raijua 

Berita Terbaru