Jembatan Putus, Wagub NTT Buka Jalur Alternatif Demi Selamatkan Akses Warga

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Ditengah terputusnya jalur vital Trans Timor akibat ambruknya Jembatan Asam Tiga di Kabupaten Kupang, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, turun langsung ke lokasi untuk memastikan jalur alternatif segera dibuka agar aktivitas masyarakat tidak lumpuh.

 

Peninjauan dilakukan pada Kamis, 26/03/2026, menyusul rusaknya jembatan di Kilometer 38 Oelamasi yang menghubungkan sejumlah wilayah penting di Pulau Timor. Jalur tersebut selama ini menjadi akses utama dari Kupang menuju Soe, Kefamenanu, Atambua, Malaka hingga perbatasan Timor Leste.

 

Dalam keterangannya di lokasi, Johni menegaskan bahwa kondisi jembatan sudah tidak memungkinkan dilalui kendaraan dan membutuhkan penanganan darurat segera. Ia menekankan pentingnya kehadiran negara dalam situasi krisis infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat.

 

“Ini jalur utama Pulau Timor. Dalam kondisi seperti ini, negara harus hadir untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat,” kata eks Kapolda NTT ini.

 

Pemerintah Provinsi NTT bersama instansi terkait kini bergerak cepat menyiapkan jalur alternatif sebagai solusi sementara. Selain itu, pembangunan jembatan darurat juga tengah disiapkan guna memulihkan konektivitas transportasi.

 

Wakil Gubernur menargetkan jalur alternatif tersebut dapat difungsikan dalam waktu 3 hingga 5 hari ke depan. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi dampak terputusnya akses terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

 

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Janto, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan alat berat untuk mempercepat penanganan di lapangan. Jalur alternatif akan dibuka menggunakan metode cross way di sisi jembatan, serta pembangunan jembatan darurat di bagian hilir.

 

Di sisi lain, warga setempat bersama aparat TNI sempat melakukan evakuasi kendaraan roda dua secara manual sebelum kondisi jembatan semakin memburuk. Retakan pada struktur jembatan dilaporkan mulai terlihat sejak Rabu sore, 25/03, sebelum akhirnya mengalami penurunan signifikan pada Kamis dini hari.

 

Selain kerusakan jembatan, ditemukan pula pipa air yang patah di lokasi kejadian, yang berpotensi mengganggu distribusi air bersih bagi masyarakat sekitar.

 

Usai meninjau titik utama, Wakil Gubernur juga melihat langsung jalur alternatif sementara melalui Desa Nunkurus. Jalur tersebut masih dapat dilalui, namun terbatas karena hanya mampu menampung kendaraan kecil dan harus melewati jembatan kayu yang sudah tua.

 

Pemerintah memastikan fokus utama saat ini adalah membuka akses darurat secepat mungkin. Untuk penanganan permanen, pembangunan kembali jembatan akan dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional.

 

Di lapangan, aparat kepolisian dari Polres Kupang dan personel TNI dari Brigif 21 Komodo turut membantu pengamanan lokasi serta pengaturan arus lalu lintas.(AP)

Berita Terkait

Serena Francis Terima GMNI Kupang, Bahas Isu Perempuan dan Program Ina Kasih
Kolaborasi Emanuel Foundation dan Dinas Pendidikan NTT, Latih 120 Guru di TTS
Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim
Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat
Wali Kota Kupang: Halal Bihalal Ajang Refleksi dan Perkuat Persaudaraan
BI NTT dan Kemenag Gelar Halal Festival 2026, Dorong Ekonomi Syariah di Kupang
Otoritas Jasa Keuangan Desak BNI Tuntaskan Kasus Nasabah Aek Nabara
Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:37 WIB

Serena Francis Terima GMNI Kupang, Bahas Isu Perempuan dan Program Ina Kasih

Rabu, 22 April 2026 - 16:13 WIB

Kolaborasi Emanuel Foundation dan Dinas Pendidikan NTT, Latih 120 Guru di TTS

Rabu, 22 April 2026 - 08:10 WIB

Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim

Selasa, 21 April 2026 - 20:28 WIB

Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat

Minggu, 19 April 2026 - 15:21 WIB

Wali Kota Kupang: Halal Bihalal Ajang Refleksi dan Perkuat Persaudaraan

Berita Terbaru