Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala UPTD Teknologi dan Komunikasi Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Martina Hartini Bere,

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala UPTD Teknologi dan Komunikasi Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Martina Hartini Bere,

Kupang, NTTPedia.id,- Siswa kini bukan lagi sekadar pengguna internet, tetapi juga menjadi target empuk berbagai kejahatan digital. Mulai dari cyberbullying, penipuan online (phishing) hingga penyalahgunaan data pribadi menjadi ancaman nyata yang mengintai dunia pendidikan.

 

Merespons kondisi tersebut, Komunitas Power Hub Girl menggelar roadshow keamanan digital bagi anak muda yang dirangkaikan dengan deklarasi sekolah peduli privasi data.

 

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala UPTD Teknologi  dan Komunikasi Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Martina Hartini Bere, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

 

Dua sekolah di Kota Kupang, yakni SMAN 5 Kupang dan SMKN 6 Kupang, menjadi sampel dalam pelaksanaan kegiatan ini.

 

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan tidak hanya menekankan pentingnya literasi digital, tetapi juga mendorong langkah konkret. Salah satunya, meminta sekolah mulai menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) perlindungan data siswa sebagai bentuk tanggung jawab institusi pendidikan di era digital.

 

Deklarasi sekolah peduli privasi data pun menjadi penegasan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga aman di ruang digital.

 

Dalam sambutannya, Martina Hartini Bere mengingatkan bahwa generasi muda harus menjadi pengguna internet yang cerdas dan bertanggung jawab.

 

“Gunakan internet untuk belajar, berkarya, dan berinovasi. Jangan sampai teknologi justru merugikan diri sendiri. Pikirkan sebelum membagikan sesuatu. Think before you post,” kata Martina, Kamis, 23/04/2026.

 

Ia menekankan, tanpa kesadaran dan kontrol diri, ruang digital bisa menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda, termasuk generasi emas NTT.

 

Martina mengatakan  Siswa didorong tidak hanya memahami bahaya yang mengintai di dunia digital, tetapi juga memiliki kesadaran dan kemampuan untuk melindungi data pribadinya sejak dini.(AP)

 

Berita Terkait

Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim
Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat
Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan
Strategi Talent Scouting Melki–Johni Antar Ribuan Siswa NTT Tembus SNBP 2026
Simon Petrus Kamlasi Sebut MBG Perkuat Rantai Pasok dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Dua Senyum Merekah, Melki Laka Lena dan SPK Satu Kursi di Kantor Gubernur NTT
SPK Gaspol Konsolidasi, PAN NTT Bidik Tambahan Kursi Strategis di Dapil NTT II
Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi

Rabu, 22 April 2026 - 08:10 WIB

Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim

Selasa, 21 April 2026 - 20:28 WIB

Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat

Jumat, 17 April 2026 - 21:32 WIB

Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 19:45 WIB

Strategi Talent Scouting Melki–Johni Antar Ribuan Siswa NTT Tembus SNBP 2026

Berita Terbaru