Kupang, NTTPedia.id,- Pemerintah Kota Kupang secara resmi membantah informasi yang beredar di media sosial terkait klaim bahwa Walikota Kupang, dr Christian Widodo mengundang Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai, ke Kota Kupang melalui jalur Timor Leste.
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah beredarnya konten di platform TikTok, Facebook, dan Instagram yang memuat narasi tersebut disertai dengan foto yang diduga sebagai bukti pertemuan.
Walikota Kupang, Christian Widodo, melalui Dinas Kominfo Kota Kupang setelah melakukan pengecekan di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Kupang menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks.
“Pemerintah Kota Kupang tidak pernah mengundang Wali Kota Tel Aviv dalam agenda resmi apa pun. Informasi yang beredar adalah tidak benar,” demikian penegasan hasil klarifikasi resmi pemerintah seperti dikutip dari akun instagram Kotakabashoax, Minggu, 05/03/2026.
Pemkot Kupang juga menyebut narasi yang menyebut kedatangan melalui jalur Timor Leste merupakan informasi yang direkayasa dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, foto yang beredar di media sosial dipastikan merupakan hasil manipulasi digital.
Dokumentasi asli berasal dari kegiatan resmi Pemerintah Kota Kupang, yakni saat Walikota menyerahkan cinderamata kepada pejabat Pemkot Kupang yang memasuki masa purna bhakti.
Pemerintah Kota Kupang mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Warga diminta untuk selalu melakukan verifikasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan informasi.
Pemkot juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melawan penyebaran hoaks yang dapat menyesatkan publik dan merusak kepercayaan terhadap informasi.(AP)














