Lantik 170 Pejabat, Wali Kota Kupang Dorong Birokrasi Inovatif dan Solid

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 17:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Kupang, NTTPedia.id – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodomelantik dan mengambil sumpah/janji 170 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Selasa (28/4/2026).

Pejabat yang dilantik terdiri dari 87 jabatan administrator, 60 kepala sekolah, dan 23 pejabat fungsional. Dari jumlah tersebut, tiga pejabat administrator mengisi posisi strategis sebagai Camat Alak, Camat Maulafa, dan Camat Oebobo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry E. Pelt, Ketua TP PKK Kota Kupang dr. Widya Cahya, para Staf Ahli, Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, Direktur Perumda, serta para Camat se-Kota Kupang.

Wali Kota Kupang menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum peneguhan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Hari ini kita tidak merayakan jabatan, tetapi merayakan tanggung jawab dan amanah. Semakin besar kewenangan, semakin besar pula tanggung jawab yang menyertainya,” ujarnya.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan birokrasi dan penguatan pelayanan publik di lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan empat poin utama yang harus menjadi pedoman bagi para pejabat yang baru dilantik.

Pertama, bekerja dengan sistem. Ia menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang terukur, berkelanjutan, dan tidak bergantung pada individu.

Menurutnya, berbagai persoalan seperti lampu jalan, pelayanan administrasi, hingga pengelolaan sampah harus ditangani melalui sistem yang jelas.

“Saya tidak mau kerja gali lubang tutup lubang. Kita harus bangun fondasi dan kerangka kerja yang benar,” Christian Widodo.

Kedua, membangun kekompakan dalam satu arah. Ia meminta seluruh perangkat daerah meninggalkan budaya saling menyalahkan dan mengedepankan kerja kolaboratif lintas sektor.

“Semua persoalan kota adalah tanggung jawab bersama. Kita harus bergerak sebagai satu tim,” katanya.

Ketiga, menjaga integritas. Wali Kota menegaskan bahwa integritas adalah nilai dasar yang harus dimiliki setiap pejabat, terutama dalam mengambil keputusan.

“Keempat, terus berinovasi. Lakukan hal yang benar sekalipun tidak ada yang melihat. Itulah integritas,” pesan Christian Widodo.

Ia mendorong pejabat untuk menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik, meskipun dimulai dari hal-hal sederhana yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menutup arahannya, Christian Widodo menegaskan bahwa dirinya tidak menuntut kesempurnaan, melainkan kesungguhan dalam bekerja serta loyalitas terhadap nilai dan tujuan pembangunan daerah.

“Saya tidak menuntut kesempurnaan, tetapi kesungguhan. Loyalitas yang sama pada nilai dan tujuan itu yang utama,” tutupnya.

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Pastikan Biaya Pengobatan Ibu dan Anak Korban Kekerasan Tuntas
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar
KPID NTT Dorong Penguatan Kelembagaan dan Anggaran, Sekda Siap Tindaklanjuti
PA GMNI NTT Kembali Gerakkan Aksi Kemanusiaan, Kini untuk Korban Gempa Sumba

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07 WIB

BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terbaru

Bola & Sports

Soe, Udara Sejuk dan Harapan Menjadi Tuan Rumah PON 2028

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:12 WIB