Sakit Hati Dikatai Miskin, Pemuda di Rote Bacok IRT Hingga Tewas

- Jurnalis

Senin, 8 Februari 2021 - 14:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ba,a, NTTPedia.id,- Seorang Pemuda, Deni Yekxi Mone di Rote Ndao nekad mengabisi seorang ibu rumah tangga (IRT), Serli Mandala hingga tewas. Deni melakukan itu lantaran sakit hati dikatai miskin. Kejadian itu berlangsung di salah satu kios, Minggu, 07/02/2021.

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Jems Mbau ketika dikonfirmasi terkait itu mengatakan kejadian itu merupakan buntut dari dugaan penggelapan uang PKH yang dilakukan istri tersangka.

Karena itu setiap berpapasan dengan tersangka, korban selalu menggejek dengan kalimat suami tidak tahu kerja makanya istri makan orang pu uang ,pencuri,Miskin.

Tak hanya itu, tersangka selalu dihina oleh korban setiap bertemu dimana saja. Tak tahan dengan perkataan itu akhirnya ia nekad membacok korban hingga tewas.

“ Tersangka yang baru pulang dari sawah dan singgah di kios milik Jatlian Toumelu, secara spontan naik pitam ketika melihat Korban,” kata Iptu Jems.

Lanjut Iptu Jems, tersangka dengan beringas membacok korban menggunakan sebilah parang di bagian kepala, Korban lari ke dalam Kios Milik Jadlian Tomeluk namun tersangka terus mengejar sambil menganiaya kotban dengan parang, dalam kondisi berlumuran darah korban lari keluar ke arah jalan, namun pelaku terus mengejar dan membacok korban hingga korban jatuh di selokan.

“Korban dilarikan ke RSUD Ba’a dalam keadaan Kritis namun sekira pukul 21.30 Wita, korban menghembuskan napas terakhir,” kata Iptu Jems, Senin, 08/09/2021.

Ia mengatakan saat ini tersangka sudah ditangkap dan dilakukan penahanan.

Hingga saat ini polisi masih melakukan pengamanan di lokasi lejadian untuk mencega hal-hal yang tidak diinginkan.(AP)

Berita Terkait

Kasus Ade Kuswandi Berlanjut ke MA, Kuasa Hukum Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar
Pencurian Minimarket Beruntun di Kabupaten Kupang, Alfamart Babau Dibobol
Sempat Viral, Pengeroyokan Siswa SMA Efata  di Kabupaten Kupang Berakhir Damai 
SMSI NTT Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan NTTHits, Polres TTU Bantah
SMKN 3 Kupang Diserang, Tiga Orang Luka, Belasan Pelajar Diamankan Polisi
Banding Bergulir, Kuasa Hukum Ade Kuswandi Minta KY Tidak Tanggapi Laporan dan Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar
Kuasa Hukum PT AGS Minta PT Kupang Perberat Banding Ade Kuswandi, Kerugian RP 152 Miliar, Abaikan Laporan KY
SMSI NTT Minta Kapolres TTU Baca Kembali Dua Surat Dewan Pers Terkait Kasus Wartawan NTTHits

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kasus Ade Kuswandi Berlanjut ke MA, Kuasa Hukum Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 13:36 WIB

Pencurian Minimarket Beruntun di Kabupaten Kupang, Alfamart Babau Dibobol

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

Sempat Viral, Pengeroyokan Siswa SMA Efata  di Kabupaten Kupang Berakhir Damai 

Selasa, 29 September 2026 - 12:45 WIB

SMSI NTT Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan NTTHits, Polres TTU Bantah

Selasa, 29 September 2026 - 09:47 WIB

SMKN 3 Kupang Diserang, Tiga Orang Luka, Belasan Pelajar Diamankan Polisi

Berita Terbaru