Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT Minta Pemprov Gunakan Dana BTT Untuk Tanggap Darurat Bencana

- Jurnalis

Minggu, 4 April 2021 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT ( Membidangi Sosial dan Kesra), Mohammad Ansor / Foto Istimewa

Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT ( Membidangi Sosial dan Kesra), Mohammad Ansor / Foto Istimewa

Kupang, NTTPedia.id,- Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT ( Membidangi Sosial dan Kesra), Mohammad Ansor meminta Pemerintah Provinsi NTT untuk segera menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mengantisipasi Hidrometeorologi yang melanda seluruh wilayah di NTT. Hidrometerologi adalah adalah bencana yang dipengaruhi oleh cuaca seperti banjir dan longsor.

“ Melihat cuaca ekstrim yg melanda hampir merata pada seluruh wilayah di NTT maka saat ini NTT mengalami Bencana Hidrometerologi yg sangat luar biasa dasyatnya. Karena itu saya minta Pemprov NTT untuk berkoordinasi dengan Pemerintah kabupaten/kota se NTT agar mendata jumlah kerugian terutama korban jiwa dan pengungsi yang ada,” kata Politisi Golkar NTT ini kepada NTTPedia.id, Minggu, 04/04/2021.

Baca Juga :  Pemkot Kupang Libatkan RT dan RW Dalam Penanganan Covid-19

Ansor juga meminta Pemprov NTT untuk berkoodinasi dengan Pemerintah Pusat agar dapat di tetapkan status NTT sebagai  Bencana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Saya dapat info besok Kepala BNPB Pusat akan ke Flotim dan meninjau  beberapa kabupaten di NTT yang terdampak parah. Pemda dapat menggunakan kesempatan besok untuk melaporkan secara detail kondisi yang terjadi. Ini wujud reaksi cepat Pemerintah Pusat,” kata Ansor.

Ansor berharap Pemprov NTT dapat menggunakan pos  Dana BTT (Belanja Tidak Terduga) untuk melakukan Tanggap Darurat pada titik-titik bencana.  Ia mengatakan Dana BTT selain untuk penanganan Covid-19 dapat juga untuk penanggulangan Bencana Alam karena sifatnya On-Call.

“  Tadi saya berkoordinasi dengan Kepala BPBD NTT, Pak Thom Bangke dan Kadis Sosial NTT, Pak Djamal Ahmad yang mana saat ini Tim dari kedua instansi tersebut termasuk Tagana dan didukung SAR telah berada di lokasi dan membangun Dapur Umum Lapangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pesan Gubernur NTT Pasca Pelantikan Wabup Ende

Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemprov NTT yang telah tanggap dengan terhadap kondisi bencana ini. Ia menghimbau semua pihak utukk bersama-sama membantu pemerintah, bahu membahu meringankan beban para korban.

Dikatakannya Pemprov melalui Dinas PUPR tentu akan melakukan pendataan terhadap infrastruktur yang rusak agar dapat dibantu Pemerintah  Pusat dalam masa rehabilitasi pasca bencara nanti. Ia mengatakan banyak jembatan dan Jalan yang rusak berat.(AP)

Berita Terkait

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta Dilaksanakan Secara Serentak 
Kapolda NTT Pimpin Langsung Operasi SAR KM Putri Sakinah, Sonar hingga Drone Bawah Laut Dikerahkan
Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah, Diduga Anak Pelatih Valencia B
Tim Gabungan Intensifkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di TN Komodo
Meski Cuaca Ekstrem, Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di NTT Tetap Terkendali
Berkat Natal Dari Simon Petrus Kamlasi, Gereja Portable Untuk Gereja GKS Wee Rame di Sumba Barat Daya 
DPW NasDem NTT Gelar Rakorwil Zona Timor, Tingkatkan konsolidasi Internal Hadapi Tantangan Politik di Masa Depan

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian

Senin, 29 Desember 2025 - 11:49 WIB

Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah di NTT Diikuti 511 Peserta Dilaksanakan Secara Serentak 

Senin, 29 Desember 2025 - 09:41 WIB

Kapolda NTT Pimpin Langsung Operasi SAR KM Putri Sakinah, Sonar hingga Drone Bawah Laut Dikerahkan

Senin, 29 Desember 2025 - 08:57 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah, Diduga Anak Pelatih Valencia B

Minggu, 28 Desember 2025 - 17:24 WIB

Tim Gabungan Intensifkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di TN Komodo

Berita Terbaru

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan perpajakan agen asuransi yang dinilai tidak adil dan menimbulkan ketidakpastian hukum, menyusul pemberlakuan PMK-168/PMK.03/2023, implementasi Core Tax Administration System, serta munculnya tafsir keliru atas PMK 81/2024.

Berita

PAAI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi

Senin, 12 Jan 2026 - 19:51 WIB