Percepat Pemulihan Listrik, Walikota Kupang Minta Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Pepohonan

- Jurnalis

Kamis, 8 April 2021 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, NTTPedia.id,- Pascabencana badai Siklon tropis yang menghantam Kota Kupang, masih banyak pepohonan yang berserakan dijalanan. Untuk itu Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore meminta para Camat, Lurah, RT dan RW untuk menggerakan masyarakat untuk bergotong royong.

Sosok yang akrab disapa Jeriko ini meminta bantuan masyarakat untuk bergotong royong membersihkan bangkai pepohonan yang menimpah tiang listri dari lingkungan hingga jalanan utama. Hal itu kata Ketua DPD Demokrat NTT Ini untuk mempercepat recovery pascabencana.

” Saya sudah mohon bantuan masyarakat kota Kupang semua, sejak awal. Tapi sekarang kita masih lihat ada beberapa titik, banyak pohon yang masih berserahkan. Jadi saya minta bantuan bapa mama lurah melalui RT /RW untuk kita sama-sama kerja bakti,” kata Jeriko, Kamis, 08/04/2021.

Kerja sama masyarakat kata dia sangat membantu pihak PLN untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik kerumah warga yang selama beberapa hari ini masih terputus.

” Banyak pohon yang tumbang dan menekan kabel-kabel listrik. Kita harus bantu teman-teman dari PLN untuk bisa berkerja cepat menyelesaikan permasalahan kelistrikan di Kota Kupang akibat badai Seroja” pungkasnya

Sebelum dirinya juga telah memerintahkan Apartur sipil negara dan seluruh Pegawai Tidak Tetap dilingkup pemerintah Kota Kupang untuk melakukan kerja bakti.(Fdz)

Berita Terkait

Sinergi Pemda dan Bank NTT, Sumba Barat Terapkan SP2D Online dan Kartu Kredit Pemerintah
Pemkab Sumba Tengah dan Bank NTT Luncurkan SP2D Online Terintegrasi CMS
Bandara Sasi Dikerjakan, Tapi Belum Masuk APBD TTU 2026
Julie Laiskodat Minta MBG di Alor Libatkan Mama-Mama dan Milenial sebagai Pemasok
Ketua BPD Boti Akui Perdes Masih Uji Coba, Sebut Ada Kekeliruan Prosedur
Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi
Satu Tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Baru Tahap awal , Dorong Akses keterbukaan Kebijakan Publik 
Rakyat dibiarkan mencekik,PERMASA-KUPANG sebut DPRD Kab. Sabu Raijua tidak berguna untuk rakyat

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:22 WIB

Sinergi Pemda dan Bank NTT, Sumba Barat Terapkan SP2D Online dan Kartu Kredit Pemerintah

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:10 WIB

Pemkab Sumba Tengah dan Bank NTT Luncurkan SP2D Online Terintegrasi CMS

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:27 WIB

Bandara Sasi Dikerjakan, Tapi Belum Masuk APBD TTU 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 08:40 WIB

Julie Laiskodat Minta MBG di Alor Libatkan Mama-Mama dan Milenial sebagai Pemasok

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:56 WIB

Ketua BPD Boti Akui Perdes Masih Uji Coba, Sebut Ada Kekeliruan Prosedur

Berita Terbaru