Bangkitkan Potensi Inovasi Mahasiswa, BRI Selenggarakan Creation Scholarship

- Jurnalis

Sabtu, 17 Juli 2021 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NTTPedia.id,- Masa depan bangsa ditentukan dari kualitas generasi penerusnya, sehingga dunia pendidikan yang menjadi tempat mencetak generasi penerus bangsa perlu untuk terus didukung. Salah satunya yang dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan taraf pendidikan masyarakat Indonesia, melalui program beasiswa “BRI Peduli – Creation (Creative In Action) Scholarship”.

BRI Peduli – Creation (Creative In Action) Scholarship merupakan bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang memiliki inovasi, ide, terobosan baru yang kreatif dan unggul dengan apresiasi berupa bantuan uang saku selama pengembangan inovasi dan juga beasiswa untuk kuliah. Program ini ditujukan untuk memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia. Potensi untuk mengkaji, mengembangkan dan menerapkan ilmu serta teknologi yang telah didapat atau telah dipelajari selama perkuliahan kepada masyarakat umum.
Bagi mahasiswa yang berminat, syarat untuk mengikuti program ini cukup mudah. Program ini menganut sistem kelompok, peserta program Creation (Creative In Action) Scholarship bisa diikuti mahasiswa Strata 1 (S1) yang tergabung dalam Tim. Dalam 1 tim bisa terdiri dari 3 peserta mahasiswa. Tim akan mengajukan inovasi, ide, terobosan baru yang kreatif yang disusun menjadi Proposal.

Terdapat beberapa persyaratan umum proposal inovasi, ide, terobosan baru yang kreatif, yang perlu diperhatikan. Pertama, inovasi, ide, terobosan baru yang kreatif dibatasi dan diutamakan yang memiliki nilai unggul, kekinian, dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Kedua, inovasi, ide, terobosan baru yang kreatif yang dapat mendukung pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ketiga, inovasi, ide, terobosan baru yang kreatif yang telah teruji, dapat diaplikasikan dan diimplementasikan. Kategori dalam program ini dapat dipilih sesuai dengan minat para mahasiswa, diantaranya:

1. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Technology Creation)
Kategori yang membahas tentang ilmu pengetahuan dan teknologi kekinian dan bermanfaat untuk pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, syarat khusus kategori ini adalah Teknologi/Program sedang dalam pengembangan, telah memiliki target utama/lokasi/masyarakat untuk diimplementasikan, dan telah memiliki tujuan penggunaan teknologi.

2. Kewirausahaan (Entrepreneur Creation)
Kategori ini bertujuan untuk menjaring keterampilan bisnis mahasiswa yang bertujuan pada profit untuk sosial dan ekonomi, syarat khusus kategori ini yakni termasuk dalam usaha Mikro dan Kecil, telah berjalan selama 1 Bulan, dan telah memiliki omset/pendapatan.

3. Pengabdian Masyarakat (Social Creation)
Kategori ini bertujuan untuk mendapatkan penerapan kegiatan/proyek yang memberikan solusi yang tepat pada kelompok/komunitas/masyarakat, kegiatan/proyek adalah solusi yang tepat bagi persoalan di masyarakat luas. Syarat khusus kategori ini yakni telah memiliki target utama/lokasi/kelompok/komunitas/masyarakat untuk diimplementasikan, dan sudah berjalan selama 1-3 Bulan.

Baca Juga :  Konsisten Berinovasi Menjadi Fondasi Kesuksesan Transformasi Digital BRI

Di tahun pertama, mahasiswa yang dapat mengikuti program Creation (Creative In Action) Scholarship adalah yang berasal dari Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjajaran, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Brawijaya.

Tentu buah inovasi para mahasiswa akan mendapat apresiasi. BRI akan menetapkan peserta yang terpilih berhak mendapatkan apresiasi untuk menjalankan Inovasi Program senilai Rp 30 juta bagi masing-masing tim.
Kemudian, beasiswa untuk menjalani kuliah di masing-masing Universitas dengan maksimal anggaran setiap mahasiswa mendapatkan bantuan dana pendidikan kuliah sebesar Rp 8 juta per mahasiswa maksimal sampai dengan semester 8.

Tidak hanya itu, setiap mahasiswa mendapatkan bantuan biaya sebesar Rp 500 ribu per orang maksimal sampai dengan 42 Bulan. Selain itu juga akan ada, annual gathering SuperCamp yaitu pelatihan softskill dan kepemimpinan bagi mahasiswa terpilih.

Penawaran menarik ini dapat digunakan oleh para mahasiswa Indonesia untuk mengembangkan diri dan menerapkan ilmu yang didapat sekaligus memperoleh reward. Para mahasiswa dapat mulai melakukan pendaftaran yang dibuka mulai 19 Juli hingga 31 Agustus 2021 dengan mengakses tautan bri.co.id/bripedulicreation .(AP)

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang
Tokoh Masyarakat Fatukoa Keluhkan Jalan Molo Oetun dan Titus Nau Tak Dikerjakan, Proyek Diduga Tak Sesuai Papan Informasi
Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Kemenkopolkam Apresiasi Kekompakan Tim SAR Gabungan dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah
Jasad Pelatih Valencia B Ditemukan di Selat Padar, Dua Anaknya Masih Hilang
Pencarian Hari Ke-10, Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Satu Korban KM Putri Sakinah
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sampaikan Duka Meninggalnya Ibunda AMR, Minta Komdigi Awasi Akun Penyebar Fitnah
Gubernur NTT Temui Keluarga Korban KM Putri Sakinah Asal Spanyol di Labuan Bajo

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang

Senin, 5 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:59 WIB

Kemenkopolkam Apresiasi Kekompakan Tim SAR Gabungan dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:06 WIB

Jasad Pelatih Valencia B Ditemukan di Selat Padar, Dua Anaknya Masih Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:01 WIB

Pencarian Hari Ke-10, Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Satu Korban KM Putri Sakinah

Berita Terbaru

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan perpajakan agen asuransi yang dinilai tidak adil dan menimbulkan ketidakpastian hukum, menyusul pemberlakuan PMK-168/PMK.03/2023, implementasi Core Tax Administration System, serta munculnya tafsir keliru atas PMK 81/2024.

Berita

PAAI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi

Senin, 12 Jan 2026 - 19:51 WIB