Garnita dan DPW Nasdem NTT Latih Perempuan GMIT Merajut, Bahan di Bantu Julie Laiskodat

- Jurnalis

Selasa, 5 Oktober 2021 - 19:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, NTTPedia.id,- Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem NTT terus melakukan berbagai kegiatan positif ditengah masyarakat. Kegiatan positif itu adalah pelatihan merajut bagi kelompok perempuan.

Bertempat di Gereja Injili Masehi di Timor (GMIT) Gloria Tuatuka, Kabupaten Kupang, pelatihan merajut itu berlangsung selama dua hari (tanggal 2-3 Oktober). tampil sebagai instruktur pelatihan itu adalah Owner ENT handycraft, Fabyolla Ratu Nitte. ENT handycraft merupakan brand ternama di NTT yang bergelut dibidang rajutan kombinasi tenunan NTT.

” Pelatihan ini mencakup pelatihan merajut, teknik kemasan hingga marketing online dan akan terus dilakukan pendampingan hingga produk rajutan yang dihasilkan bisa menjadi produk yang layak pakai dan layak jual. Kami sudah bekerjasama dengan Dekranasda NTT untuk menyerap hasil produksi dari kelompok perempuan yang kami dampingi,” kata sosok yang akrab disapa Feby ini.

Ia menjelaskan Pelatihan ini dilaksanakan atas support alat dan bahan dari Julie Sutrisno Laiskodat selaku anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem yang juga ketua Dekranasda NTT.

” Menciptakan UMKM baru dengan membantu mengurus ijin usaha yang saat ini di gratiskan oleh pemerintah agar perputaran rupiah bisa kembali naik dengan cepat untuk pemulihan ekonomi Indonesia. Diharapkan juga dengan pelatihan ini, para UMKM bisa mempersiapkan diri untuk gelombang arus pariwisata yang akan datang,” jelasnya.

Wakil Sekretaris Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis, Fransiska Sugi mengatakan Pelatihan yang diselenggarakan oleh DPW Nasdem NTT dalam tagline Nasdem Peduli merupakan wujud nyata keberpihakan Nasdem kepada Masyarakat. Dalam kerangka ikut membantu pemerintah dalam membangun kembali laju perekonomian masyarakat yang sempat terpuruk akibat bencana berturut turut sejak mulai pandemi hingga badai Seroja.

” Terutama kaum perempuan dan anak anak adalah yang paling terdampak oleh bencana bencana ini, oleh karena itu Nasdem hadir dalam.berbagai pelatana kepada masyarakat, salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan merajut,” jelasnya.

Fransiska berharap sesudah pelatihan itu, kelompok perempuan GMIT Tuatuka bisa menciptakan lapangan pekerjaan dirumah masing-masing tanpa meninggalkan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga.

Ia menjelaskan Partai Nasdem bergerak saat ini, selain membantu program percepatan vaksinasi , pihaknya juga bersinergi dengan instansi terkait guna memulihkan perekonomian yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Sementara itu Ketua Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem, Kristin Samiyati Pati mengatakan pelatihan yang dilakukan untuk kelompok perempuan GMIT Tuatuka bertujuan untuk mendorong para perempuan untuk terampil. Dengan ketrampilan yang sudah diajarkan bisa merangsang pertumbuhan UMKM yang baru.

” Semoga kesempatan dan peluang yang baik ini dimanfaatkan baik oleh ibu-ibu, remaja putri. selain untuk menambah pengetahuan ketrampilan, bisa juga sebagai peluang bisnis sehingga bisa menambah pendapatan ekonomi rumah tangga,’ kata anggota Komisi V DPRD NTT ini.(Fdz)

Berita Terkait

Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat
Distribusi BBM Mulai Normal, Christian Widodo Kerahkan Satpol PP Pantau 15 SPBU di Kupang
Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik
Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT
Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan
Wali Kota Kupang Tantang Anak Muda Adu Gagasan, Solusi Terbaik Bisa Jadi Kebijakan
31 Atlet Kempo Kota Kupang Dilepas ke Badung, Wali Kota Pesan Tampil dengan Mental Petarung
Kasus Ade Kuswandi Berlanjut ke MA, Kuasa Hukum Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Musda Golkar Kabupaten Kupang Memanas, 17 Ketua dan Sekretaris Kecamatan Dipecat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Apresiasi Pemerintahan Wali Kota Kupang, DPD IMM NTT Gelar Diskusi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Dukung Rp100 Juta, Wali Kota Christian Widodo Siapkan Fasilitas untuk Pesparawi Perdana GMIT

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bedah Buku Romo Leo, Wali Kota Kupang Bicara tentang Warga yang Terpinggirkan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Wali Kota Kupang Tantang Anak Muda Adu Gagasan, Solusi Terbaik Bisa Jadi Kebijakan

Berita Terbaru