Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kementan dan BNI Kolaborasi

- Jurnalis

Kamis, 21 Juli 2022 - 21:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA -- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto Webinar Nasional: Antisipasi Krisis Pangan Global BNI Corpu, Kamis (21/7/2022).

BNI berkomitmen memberikan perhatian khusus pada ketahanan pangan dengan terus mendorong fasilitas pembiayaan yang berkelanjutan terutama di sektor pertanian.Foto Dok BNI

JAKARTA -- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto Webinar Nasional: Antisipasi Krisis Pangan Global BNI Corpu, Kamis (21/7/2022). BNI berkomitmen memberikan perhatian khusus pada ketahanan pangan dengan terus mendorong fasilitas pembiayaan yang berkelanjutan terutama di sektor pertanian.Foto Dok BNI

Jakarta, NTTPedia.id,-Ketahanan pangan menjadi isu yang semakin krusial dalam menghadapi perkembangan ekonomi tahun ini. Kolaborasi pemerintah bersama badan usaha milik negara (BUMN) harus semakin erat guna mendorong peningkatan produksi pangan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan kerawanan pangan dunia ditimbulkan oleh berbagai isu khususnya geopolitik. Terlebih, hal ini terjadi dalam masa pandemi Covid-19 yang sudah cukup menekan produksi pangan hingga menyebabkan tingginya inflasi beberapa periode terkahir.

Kendati demikian, dia memastikan ekosistem antara pemerintah dan BUMN yang terbangun saat ini bersifat kolaboratif sehingga berpeluang mendorong ketahanan sektor pertanian pangan.

Menurut Yasin Limpo, Kementan bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) bisa berperan proaktif dalam mendorong program Taksi Alsintan (alat dan mesin pertanian), salah satu program andalan pemerintah dalam memperkuat produksi pangan.

Terlebih, BNI memiliki fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat dimanfaatkan petani untuk pengadaan sekaligus perawatan Alsintan.

“Saya berharap BNI menjadi paling di depan dalam peningkatan ketahanan pangan. Apalagi Presiden Joko Widodo sepakat dalam menggulirkan KUR. Saya berharap BNI bisa menerapkan strategi dan konsepsi ini dengan baik,” ujarnya.

Yasin Limpo melanjutkan, Indonesia merupakan salah satu pemasok pangan utama di dunia. Program untuk membangun pertanian bersifat mandiri serta modern menjadi hal yang krusial. Tahun ini, dia melanjutkan, pihaknya pun terus mendorong program 1.000 Taksi Alsintan untuk sentra – sentra produk pertanian tanaman pangan di seluruh Indonesia.

“Kekuatan yang paling mendasar dan besar bangsa ini adalah di sektor pertanian. Nilai tukar petani (NTP) atau nilai kesejahteraan petani naik dibandingkan kebutuhannya yaitu 109,29 pada Maret 2022 atau naik 0,42% dibanding NTP bulan Februari 2022 yaitu 108,83,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menambahkan, perseroan berkomitmen memberikan perhatian khusus pada ketahanan pangan. BNI akan proaktif untuk terus mendorong fasilitas pembiayaan yang berkelanjutan terutama di sektor pertanian. Terlebih, pemerintah telah mengingatkan ancaman krisis energi dan pangan dalam periode pandemi ini.

“BNI akan proaktif mengisi peluang-peluang yang ada dengan pembiayaan khususnya di sektor pertanian,” pungkas Sis. (AP)

Berita Terkait

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO
Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi
294 Guru SMA/SMK dan SLB Ikut Diklat Calon Kepala Sekolah 
Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama
Pendidikan Jadi Satu-satunya Kelompok yang Deflasi di NTT, Capai 3,25 Persen
Gempa M3,1 Kembali Guncang Kabupaten Kupang, Berpusat di Laut
Gempa Flores Lumpuhkan UMKM, Julie Laiskodat Dorong Kemudahan Akses Kredit
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kredit Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat NPL 0 Persen, Bank NTT Raih Apresiasi ILO

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Julie Sutrisno Laiskodat Tak Hanya Cetak Juara, tetapi Siapkan Masa Depan Atlet Kempo NTT

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Gempa M6,1 Sumba Barat Daya, 91 Rumah Rusak dan 3 KK Mengungsi

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:05 WIB

294 Guru SMA/SMK dan SLB Ikut Diklat Calon Kepala Sekolah 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Gilang Asal Ende Raih Runner Up Putra Pariwisata Indonesia 2026, Levico Butik Jadi Pendukung Utama

Berita Terbaru