Bunda Julie Jajaki Kerja Sama dengan Hypermart Pasarkan Produk UMKM NTT

- Jurnalis

Kamis, 28 Juli 2022 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id, – Julie Sutrisno Laiskodat atau yang akrab disapa Bunda Julie menaruh perhatian serius terhadap produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asli Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Perhatian Bunda Julie pun tidak sebatas bicara, namun berbagai langkah dan terobosan terus dia lakukan. Setelah melakukan pendampingan dan pembenahan, Bunda Julie kini sedang menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak untuk pemasaran produk UMKM NTT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kamis (28/7/2022), Bunda Julie bersama Ny. Maria Fransisca Djogo dan Ny. Ila Polo Maing melakukan pertemuan dengan manajemen Hypermart Bundaran Tirosa, Kota Kupang. Pertemuan itu diinisiasi oleh M Wildan, B S S M Department Manager Hypermart Kupang. Sehari sebelumnya, Wildan Bersama Tim melakukan audiensi dengan Julie Sutrisno Laiskodat di Dekranasda NTT. Pada kesempatan itu Julie Sutrisno mengatakan akan berkunjung ke Hypermart.

 

Dalam pertemuan tersebut, pihak Hypermart mempresentasikan mekanisme kerja sama konsinyasi dengan UMKM lokal, apabila ingin produknya dipasarkan di salah satu ritel modern yang sudah tersebar di seluruh Indonesia itu.

 

Berbagai syarat yang wajib dan harus dipenuhi tidak saja dari sisi produk dan kemasan, tetapi harus juga memiliki PIRT dan sertifikat halal dari lembaga yang berwenang, termasuk ijin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga :  Perkuat Transformasi Agrikultur dan Food Estate, BNI Dukung Program Taksi Alsintan

 

Menurut Bunda Julie, pada prinsipnya pihaknya ingin bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan Hypermart untuk menjalankan visi misi dari Pemerintah Provinsi NTT. Sehingga untuk tahap awal, pihaknya ingin mendompleng berbagai produk UMKM masuk di pasar modern.

 

“Apabila berbagai produk UMKM dari NTT harus saya presentasikan di Hypermart pusat, saya bersedia. Karena yang sangat penting adalah berhubungan dengan visi misi Pemerintah Provinsi NTT,” ujar Bunda Julie di hadapan Manajemen Hypermart Bundaran Tirosa Kota Kupang.

 

Bunda Julie menjelaskan, tujuan visi misi Pemerintah Provinsi NTT untuk melahirkan banyak UMKM dan bisa berjalan secara mandiri sehingga bisa sejahtera. Sehingga diharapkan UMKM lokal asli NTT bisa hidup dengan memanfaatkan berbagai potensi yang ada.

 

Bunda Julie sangat berharap pihak Hypermart bisa sedikit menyelami visi misi Pemerintah Provinsi NTT yang telah memiliki desain besar untuk keberlangsungan UMKM lokal. Apalagi UMKM hadir untuk menunjang pariwisata di Provinsi NTT.

 

“Intinya Hypermart bisa membantu agar produk UMKM NTT dikenal terlebih dahulu. Nantinya kalau bisa bukan saja Hypermart di Kota Kupang saja, tetapi di Hypermart seluruh Indonesia. Itu intinya yang kami mau,” tandas Ketua Dekranasda dan TP PKK Provinsi NTT ini.

Baca Juga :  Dukung Pengrajin Batik Tanah Air, BRI Hadirkan Link UMKM di Grebeg Batik Indonesia

 

Sementara Store General Manager Hypermart Kupang Khoirul Anam mengaku sangat senang dengan kehadiran Bunda Julie bersama para pengurus Dekranasda NTT di Hypermart. Satu hal yang membanggakan menurutnya, Bunda Julie dapat melihat Hypermart sebagai partner Pemerintah Daerah untuk memajukan berbagai potensi yang ada.

 

Lewat rencana kerja sama, menurut Khoirul, dapat menjadi potensi yang baik bagi Hypermart dan Pemerintah Provinsi NTT, minimal UMKM lokal NTT bisa terangkat dan menjadi peluang bisnis yang besar. Dia membeberkan, produk UMKM lokal yang saat ini dipasarkan di Hypermart ada produk makanan dan tenun.

 

Menurut dia, kendala terbesar produk UMKM khususnya olahan makanan adalah sertifikat halal. Sehingga pihaknya berharap, Bunda Julie selaku Ketua Dekranasda NTT dapat memberikan masukan ke Pemerintah Daerah agar UMKM lokal dapat mudah mengurus sertifikat halal.

 

“Terus terang saja, kami juga mendorong UMKM lokal agar berbagai persyaratan dari kami sebagai ritel dapat terpenuhi. Kami sebenarnya juga sudah proaktif untuk membantu. Prinsipnya kami sangat siap untuk bekerja sama,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang
Tokoh Masyarakat Fatukoa Keluhkan Jalan Molo Oetun dan Titus Nau Tak Dikerjakan, Proyek Diduga Tak Sesuai Papan Informasi
Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Kemenkopolkam Apresiasi Kekompakan Tim SAR Gabungan dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah
Jasad Pelatih Valencia B Ditemukan di Selat Padar, Dua Anaknya Masih Hilang
Pencarian Hari Ke-10, Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Satu Korban KM Putri Sakinah
Anggota Komisi I DPR RI Gavriel Novanto Sampaikan Duka Meninggalnya Ibunda AMR, Minta Komdigi Awasi Akun Penyebar Fitnah
Gubernur NTT Temui Keluarga Korban KM Putri Sakinah Asal Spanyol di Labuan Bajo

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:33 WIB

Tokoh Masyarakat Fatukoa Keluhkan Jalan Molo Oetun dan Titus Nau Tak Dikerjakan, Proyek Diduga Tak Sesuai Papan Informasi

Senin, 5 Januari 2026 - 13:53 WIB

Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:59 WIB

Kemenkopolkam Apresiasi Kekompakan Tim SAR Gabungan dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:06 WIB

Jasad Pelatih Valencia B Ditemukan di Selat Padar, Dua Anaknya Masih Hilang

Berita Terbaru

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan perpajakan agen asuransi yang dinilai tidak adil dan menimbulkan ketidakpastian hukum, menyusul pemberlakuan PMK-168/PMK.03/2023, implementasi Core Tax Administration System, serta munculnya tafsir keliru atas PMK 81/2024.

Berita

PAAI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi

Senin, 12 Jan 2026 - 19:51 WIB