Investor Korsel Lirik Potensi Energi Terbarukan dari Alga Laut di NTT

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,– Potensi ekonomi dari sektor kelautan kembali menarik minat investor asing. Kali ini, perusahaan asal Korea Selatan, Asia Myko Global Co. Ltd., melakukan penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait pengembangan bio oil berbasis tanaman alga laut.

 

Investor yang dipimpin President Asia Myko Global, Kim Byeong Yeol, bertemu langsung dengan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di ruang kerja gubernur, Jumat (22/8/2025). Dalam pertemuan itu, perusahaan asal Korsel tersebut menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan modal di bidang energi terbarukan.

 

“Alga laut yang tumbuh melimpah di perairan NTT dapat diolah menjadi bio energi, mulai dari bahan bakar, listrik, hingga pemurnian oksigen. Teknologi ini ramah lingkungan, berkelanjutan, dan tentu memiliki nilai tambah ekonomi yang besar bagi daerah,” jelas Kim.

 

Gubernur Melki Laka Lena menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, investasi berbasis energi hijau akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.

 

“Yang terpenting, selain mendorong ekonomi masyarakat, kelestarian lingkungan juga harus menjadi perhatian utama. Kami terbuka pada investasi yang berpihak pada masyarakat lokal,” ujar Melki.

 

Selain aspek teknis, pembahasan juga menyinggung strategi pemberdayaan masyarakat pesisir, mulai dari budidaya alga, pengolahan hingga distribusi produk. Skema ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan dan komunitas pesisir.

 

Rencana kerja sama ini masih dalam tahap awal penjajakan. Selanjutnya akan dilakukan kajian teknis, analisis potensi perairan, serta pembahasan skema investasi yang berkelanjutan.

 

Asia Myko Global sendiri diketahui telah berinvestasi di Malaysia dan bekerja sama dengan Petronas. Kehadiran mereka di NTT dinilai membuka peluang besar bagi provinsi ini untuk masuk ke dalam rantai industri energi hijau di kawasan Asia.

 

Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT Selfi Nange, Kepala DPMPTSP NTT Alexander Koroh, Tim KI Bolok NTT, serta anggota DPRD NTT Yohanes De Rosari.(AP)

Berita Terkait

Kerja Sama dengan Kominfo, Dinas Pendidikan NTT Sosialisasikan Panduan Siber Sehat NTT di Satuan Pendidikan
DKP NTT Jemput Bola Digitalisasi Dokumen Kapal Nelayan Lewat e-BKP di Alor
Dokumen Hibah Dari Provinsial SVD Ke Keluarga Sadipun Adalah Benar
Provinsial SVD Ende Sebut Lokasi Penggusuran Pernah Diberikan sebagai Tanah Hibah kepada Keluarga Adriana Sadipun
Wujudkan Super Apps Digital, Bank NTT Serap Masukan Nasabah
Rp1,8 Triliun Uang NTT Lari ke Luar, SMKN 1 Pandawai Tawarkan Solusi Pakan Ternak Mandiri
Inovasi SMKN 1 Maumere, Kompor Masak Roket Produk Non Bahan Bakar
Gubernur NTT Borong Produk OSOP SMKN Bukapiting, Bukti Dukungan Nyata untuk Karya Siswa

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:32 WIB

Kerja Sama dengan Kominfo, Dinas Pendidikan NTT Sosialisasikan Panduan Siber Sehat NTT di Satuan Pendidikan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:56 WIB

DKP NTT Jemput Bola Digitalisasi Dokumen Kapal Nelayan Lewat e-BKP di Alor

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:56 WIB

Dokumen Hibah Dari Provinsial SVD Ke Keluarga Sadipun Adalah Benar

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:27 WIB

Provinsial SVD Ende Sebut Lokasi Penggusuran Pernah Diberikan sebagai Tanah Hibah kepada Keluarga Adriana Sadipun

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:22 WIB

Wujudkan Super Apps Digital, Bank NTT Serap Masukan Nasabah

Berita Terbaru