Kupang, NTTPedia id – Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko mendampingi Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn) Purwadi Arianto, dalam kunjungan kerja ke Polresta Kupang Kota, Senin (11/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung standar pelayanan publik kepolisian kepada masyarakat di wilayah Kota Kupang.
Dalam agenda tersebut, Wamen PANRB bersama Kapolda NTT meninjau ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Sanika Satyawada Polresta Kupang Kota.
Rombongan melihat langsung sejumlah fasilitas pelayanan yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat.
Beberapa layanan yang menjadi perhatian dalam kunjungan itu antara lain pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), ruang sidik jari, pelayanan laporan polisi, hingga layanan call center 110.
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari evaluasi sekaligus penguatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Polri.
“Bapak Wamen PANRB ingin melihat secara langsung bagaimana pelayanan kepolisian diberikan kepada masyarakat, mulai dari kecepatan pelayanan, kenyamanan ruang pelayanan, hingga sistem pelayanan terpadu yang diterapkan,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Menurutnya, kunjungan itu juga menjadi motivasi bagi jajaran Polda NTT untuk terus meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan publik yang humanis dan transparan.
“Kehadiran Bapak Wamen PANRB bersama Kapolda NTT menjadi semangat bagi seluruh personel agar terus menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Ia menegaskan, Polda NTT berkomitmen mendukung reformasi birokrasi dan transformasi pelayanan publik sesuai program prioritas pemerintah dan konsep Polri Presisi.
“Melalui semangat Polda NTT Penuh Kasih, seluruh jajaran diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalitas, integritas, dan pendekatan humanis,” pungkasnya.














