Melki Laka Lena Hidupkan Kembali Program Gong Belajar, Atur Jam Belajar Anak Sekolah Dirumah 

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,-Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menggagas kebijakan baru bertajuk jam belajar di rumah Bersama orang tua. Gagasan ini akan mengatur jam belajar di rumah dan diterapkan setiap Senin hingga Jumat pukul 17.30–19.00 WITA, serta Minggu pada jam yang sama, sementara Sabtu menjadi waktu bebas bagi keluarga.

 

Program ini pernah ada di jaman Eks Gubernur NTT, Almarhum Frans Leburaya melalui program Gong Belajar pada tahun 2011 silam. Program ini kemudian dikukuhkan dalam Peraturan Gubernur NTT Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Gong Belajar. Program ini kemudian tidak dilanjutkan pada kepemimpinan berikutnya.

 

Gagasan pengaturan jam belajar ini diutarakan Melki Lakalena ketika memimpin apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman Gedung Sasando, Senin (13/10/2025).

 

Ia mengatakan pengaturan jam belajar dirumah sebagai upaya membangun budaya belajar dan memperkuat peran keluarga dalam pendidikan anak dirumah.

 

Dijelaskannya lebih lanjut gagasan ini muncul sebagai tindak lanjut dari pertemuan inspiratif bersama kepala sekolah, pengawas, dan ketua OSIS se-Pulau Sumba pekan lalu.

 

“ Rencana jam belajar ini bukan sekadar soal pendidikan, tapi tentang membangun budaya belajar dan kebersamaan di rumah. Kita ingin anak-anak NTT tumbuh dalam keluarga yang saling mengasihi, berkualitas, dan punya iman yang baik,” kata Melki seperti dikutip dalam rilis Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

 

Program itu kata Melki, bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, memperkuat kedekatan keluarga, serta menanamkan nilai spiritual melalui doa dan kebersamaan di rumah.

 

“ Melalui kebijakan ini, kita ingin menjadikan rumah sebagai sekolah pertama anak-anak, dan orang tua sebagai guru utama. Kalau rumah tangguh, anak-anak tentu kuat dan cerdas. Kalau anak-anak kuat, masa depan SDM NTT pasti lebih baik,” tegasnya.

 

Program ini kata Melki akan segera dibahas bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan NTT serta pihak terkait untuk diformulasikan dalam bentuk regulasi daerah.(AP)

 

Berita Terkait

KPID NTT Dukung Pembentukan Klinik Narkoba Digital, Serukan Pengawasan Ketat Penggunaan Gadget Anak
Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi
Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim
Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat
Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan
Strategi Talent Scouting Melki–Johni Antar Ribuan Siswa NTT Tembus SNBP 2026
Simon Petrus Kamlasi Sebut MBG Perkuat Rantai Pasok dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Dua Senyum Merekah, Melki Laka Lena dan SPK Satu Kursi di Kantor Gubernur NTT

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:20 WIB

KPID NTT Dukung Pembentukan Klinik Narkoba Digital, Serukan Pengawasan Ketat Penggunaan Gadget Anak

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi

Rabu, 22 April 2026 - 08:10 WIB

Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim

Selasa, 21 April 2026 - 20:28 WIB

Kisah Pilu Anak SD di Manggarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat

Jumat, 17 April 2026 - 21:32 WIB

Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan

Berita Terbaru

Berita

Sambut Mayday, Polda NTT Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:47 WIB