Wanita Penjual Semangka Tewas Ditikam OTK di Alun-Alun Kota Kupang

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id – Seorang wanita paru baya berinisial SP (56) tewas ditikam orang tidak kenal (OTK) saat mencegah aksi pencurian buah semangka miliknya, yang dijual di depan alun-alun Kota Kupang, Jumat (3/10/2025) dini hari.

Selain korban SP, terdapat korban lain yakni RD (44) namun harus dirawat intensif. SP menderita luka tikam pada dada kiri, sedangkan korban RD menderita luka tikam pada dada kanan, leher, telinga serta rusuk.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari mengatakan, peristiwa itu bermula ketika saksi IEM yang juga istri korban RD, tidur bersama SP di lapak dagangan buah semangka.

Tiba-tiba seorang pria tak dikenal masuk dan membuka tas milik IEM. Saat dipergoki, pelaku kabur ke arah sepeda motornya yang parkir tidak jauh dari lokasi.

Korban RD dan SP berusaha mengejar untuk menangkap pelaku. Namun pelaku yang membawa pisau melakukan perlawanan dan nekat menikam keduanya.

“Korban SP sempat berteriak, awas dia ada pegang pisau sebelum akhirnya terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap Djoko Lestari.

Menurutnya, korban RD yang mengalami luka parah langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar dan personel Polsek Kota Lama.

“Pelaku berhasil melarikan diri dengan sepeda motor, namun meninggalkan sebuah tas pinggang berisi satu unit telepon genggam yang diduga miliknya,” jelas Djoko Lestari.

“Identitas pelaku sudah kami kantongi. Saat ini pelaku dalam pengejaran. Kami imbau agar segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tambahnya.

Barang bukti berupa tas pinggang dan ponsel kini telah diamankan polisi untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

Penulis : AP

Editor : Yuven Nitano

Berita Terkait

Sambut Mayday, Polda NTT Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Polda NTT dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Bernilai Rp23,1 Miliar
Hardiknas 2026 Dipusatkan di Fatukoa, Wali Kota Kupang Soroti Momentum Kunjungan Menteri
Kepatuhan Pajak Jadi Sorotan, Wali Kota Kupang Minta ASN Jadi Teladan
Lantik 170 Pejabat, Wali Kota Kupang Dorong Birokrasi Inovatif dan Solid
Polres Belu dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp23,1 Miliar
Puluhan Wartawan di Kupang Tertipu Undangan Jumpa Pers Bodong RAT Swastisari
Tragis! Bocah 6 Tahun di Kupang Tewas Tertembak Senapan Angin Saat Bermain

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:47 WIB

Sambut Mayday, Polda NTT Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Kamis, 30 April 2026 - 18:05 WIB

Polda NTT dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Bernilai Rp23,1 Miliar

Kamis, 30 April 2026 - 16:13 WIB

Hardiknas 2026 Dipusatkan di Fatukoa, Wali Kota Kupang Soroti Momentum Kunjungan Menteri

Kamis, 30 April 2026 - 16:02 WIB

Kepatuhan Pajak Jadi Sorotan, Wali Kota Kupang Minta ASN Jadi Teladan

Selasa, 28 April 2026 - 17:35 WIB

Lantik 170 Pejabat, Wali Kota Kupang Dorong Birokrasi Inovatif dan Solid

Berita Terbaru

Berita

Sambut Mayday, Polda NTT Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:47 WIB