Polisi Evakuasi Jenazah dari Ambulans Terjebak Banjir di Malaka

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 11:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Malaka, NTTPedia.id – Peristiwa menegangkan sekaligus mengharukan terjadi di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu malam (25/4/2026).

Satu unit mobil ambulans yang mengangkut jenazah terjebak banjir saat dalam perjalanan menuju rumah duka.

Ambulans tersebut diketahui berangkat dari Desa Bolan menuju wilayah Solo. Namun, saat melintasi genangan air yang cukup tinggi, kendaraan mengalami kerusakan dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Beruntung, personel Unit Turjawali Polres Malaka yang tengah melaksanakan patroli rutin segera mengetahui kejadian tersebut.

Tanpa menunggu lama, petugas langsung melakukan evakuasi dengan memindahkan jenazah dari ambulans ke mobil patroli.

Proses evakuasi dilakukan secara estafet di tengah hujan deras dan genangan air yang masih tinggi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.50 WITA dan berlangsung dengan penuh kehati-hatian.

Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, menjelaskan bahwa setelah proses evakuasi, jenazah kemudian diantar menggunakan mobil patroli hingga tiba dengan aman di rumah duka.

“Jenazah berhasil kami evakuasi dan kami antar sampai ke rumah duka dengan selamat. Ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Sebelumnya, jajaran Polres Malaka telah melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik rawan banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut sejak Sabtu.

Berdasarkan hasil pemantauan, banjir berdampak cukup signifikan di beberapa wilayah.

Di Kecamatan Weliman, genangan air mencapai 50 hingga 80 sentimeter, terutama di Desa Farukmodok dan Wederok.

Sementara itu, di Kecamatan Malaka Tengah, genangan setinggi sekitar 40 sentimeter merendam jalan raya, pasar, serta permukiman warga di Desa Wehali, Bereliku, Naimana, Fahiluka, dan Umakatahan.

Di wilayah Malaka Barat, genangan air dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter turut merendam jalan, sekolah, dan rumah warga di sejumlah desa.

Sedangkan di Kecamatan Wewiku, genangan dilaporkan terjadi di Dusun Laensukaer, Desa Seserai.

Selain banjir, petugas juga menangani pohon tumbang di Desa Rabasa Haerain dengan melibatkan aparat desa setempat.

Kapolres menegaskan seluruh jajaran Polsek telah dikerahkan untuk memantau perkembangan situasi serta memberikan bantuan cepat kepada masyarakat.

“Kami terus melakukan pemantauan agar situasi tetap terkendali dan masyarakat bisa segera mendapatkan bantuan jika diperlukan,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa genangan air yang terjadi merupakan dampak dari curah hujan lokal yang tinggi, bukan akibat banjir kiriman dari Sungai Benenain. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama jika intensitas hujan meningkat. Segera laporkan kepada aparat terdekat jika terjadi kondisi darurat,” pungkasnya.

Aksi cepat personel Polres Malaka tersebut menjadi bukti kehadiran Polri yang responsif dan humanis dalam membantu masyarakat di tengah situasi darurat.

Berita Terkait

Reses di Maulafa, Viktor Laiskodat Janjikan Empat Sumur Bor hingga Program Pendidikan Anak
Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026
BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng
Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol
Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses
Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027
BBM Subsidi Langka di NTT, PA GMNI NTT Desak Evaluasi Kuota dan Pengawasan Distribusi
Bank NTT Mulai Restrukturisasi Kredit Terdampak Gempa Flores, Portofolio Capai Rp79 Miliar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WIB

Maisie A.C Nahas Bawa Nama NTT ke Panggung Budaya Indonesia–Malaysia 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BRI Serahkan Ambulans untuk Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan di Ruteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Lindungi Keuangan Keluarga, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal dan Judol

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Geografi Kepulauan Jadi Tantangan TKA di NTT, Kadis PK Minta Kesetaraan Akses

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dinas Pendidikan NTT Susun dan Telaah Soal TKA SD-SMP untuk Persiapan Ujian 2027

Berita Terbaru