Dukung Pembiayaan Petani, BRI Kolaborasi dengan Syngenta Indonesia melalui CENTRIGO™ Farming Ecosystem

- Jurnalis

Kamis, 15 September 2022 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 kiri ke kanan: Amam Sukriyanto - Direktur Small & Medium Business BRI, Agus Noorsanto - Direktur Institutional & Wholesale Business BRI
Kazim Hasnain - Presiden Direktur PT Syngenta Indonesia Ronnie Keh - Direktur PT Syngenta Indonesia Rafaela Arancibia - NFE Omnichannel & Customer Experience Lead Syngenta Asia Pacific

kiri ke kanan: Amam Sukriyanto - Direktur Small & Medium Business BRI, Agus Noorsanto - Direktur Institutional & Wholesale Business BRI Kazim Hasnain - Presiden Direktur PT Syngenta Indonesia Ronnie Keh - Direktur PT Syngenta Indonesia Rafaela Arancibia - NFE Omnichannel & Customer Experience Lead Syngenta Asia Pacific

Jakarta, NTTPedia.id,– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berkomitmen menyediakan layanan keuangan terbaik, termasuk untuk sektor pertanian yang menjadi salah satu mitra utama. Dalam rangka ikut mengembangkan sektor tersebut, perseroan menjalin mitra dengan PT Syngenta Indonesia untuk menyediakan layanan keuangan dan pembiayaan bagi petani sebagai bagian dari CENTRIGO™ Farming Ecosystem, yang akan diluncurkan pada bulan Oktober 2022.

 

CENTRIGO™ sendiri merupakan ekosistem end-to-end yang menempatkan petani Indonesia sebagai pusatnya, untuk memenuhi kebutuhan mereka, dan meningkatkan produktivitas serta profitabilitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Adapun peresmian ditandai oleh penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Director of Institutional and Wholesale Business BRI Agus Noorsanto dengan President Director PT Syngenta Indonesia Kazim Hasnain di Jakarta, 13 September 2022. Kerja sama ini melibatkan berbagai layanan perbankan yang disediakan oleh BRI bagi PT Syngenta Indonesia dan semua stakeholder dalam ekosistem bisnisnya.

 

Agus Noorsanto mengatakan, kolaborasi ini akan membantu meningkatkan taraf hidup petani Indonesia dan memajukan sektor pertanian di Indonesia.

 

“Seluruh pengelolaan transaksi keuangan akan dijalankan secara efisien melalui solusi digital yang tersedia, seperti Cash Management Platform – BRICaMS, Corporate Billing Management – BRICBM, Pasar Rakyat Indonesia – PARI, dan lainnya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kazim Hasnain menambahkan, Syngenta berkomitmen memajukan pertanian untuk memastikan pangan yang cukup dan berkualitas secara berkelanjutan. Melalui teknologi mutakhir, pengalaman di seluruh dunia, dan kemitraan di seluruh rantai nilai, Syngenta yakin dapat membantu mempercepat pertumbuhan sektor pertanian di Indonesia.

 

“Kami senang dengan kolaborasi baru ini dan sangat yakin solusi perbankan digital BRI dengan jangkauan layanannya yang luas, akan membuka potensi petani Indonesia serta mendukung pertumbuhan bisnis Syngenta di Indonesia,” katanya.

 

Selain itu, pada kesempatan yang sama juga ditandatangani Perjanjian Kerja Sama Kredit Mikro dan solusi digital bagi para petani yang tergabung dalam CENTRIGO™ Farming Ecosystem. Penandatanganan dilakukan oleh Director of Micro Business BRI Supari dengan Director PT Syngenta Indonesia Ronnie Keh. Disampaikan pula Letter of Intent kepada Director of Small and Medium Business BRI Amam Sukrianto untuk Kerjasama bisnis di bidang SME.

 

Tujuan CENTRIGO™ Farming Ecosystem ini pun sejalan dengan misi BRI untuk menjadi The Champion of Financial Inclusion yang merangkul seluruh lapisan masyarakat untuk memajukan perekonomian nasional. Lewat pengalaman BRI dalam menyalurkan kredit dari usaha ultra mikro, mikro, kecil dan menengah hingga segmen korporasi, akan sangat mendukung cita-cita pembangunan ekosistem pertanian Indonesia.(AP)

Berita Terkait

Program One School One Product (OSOP) Melki-Johni Berhasil Diterapkan di SMK Negeri Bukapiting Alor
Bandara El Tari Berpotensi Buka Rute Kupang – Dili – Darwin
Pemprov NTT Matangkan Aturan Jam Belajar Siswa, Keluarga Jadi Pusat Pendidikan, Draf Sudah di Biro Hukum
Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang
Tokoh Masyarakat Fatukoa Keluhkan Jalan Molo Oetun dan Titus Nau Tak Dikerjakan, Proyek Diduga Tak Sesuai Papan Informasi
Dua Anak Pelatih Valencia B Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perpanjang Operasi Pencarian
Kemenkopolkam Apresiasi Kekompakan Tim SAR Gabungan dalam Pencarian Korban KM Putri Sakinah
Jasad Pelatih Valencia B Ditemukan di Selat Padar, Dua Anaknya Masih Hilang

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

Program One School One Product (OSOP) Melki-Johni Berhasil Diterapkan di SMK Negeri Bukapiting Alor

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:07 WIB

Bandara El Tari Berpotensi Buka Rute Kupang – Dili – Darwin

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Pemprov NTT Matangkan Aturan Jam Belajar Siswa, Keluarga Jadi Pusat Pendidikan, Draf Sudah di Biro Hukum

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia B yang Masih Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:33 WIB

Tokoh Masyarakat Fatukoa Keluhkan Jalan Molo Oetun dan Titus Nau Tak Dikerjakan, Proyek Diduga Tak Sesuai Papan Informasi

Berita Terbaru