Siswa SMP di Kupang Dianiaya Guru Olahraga, Kepalanya Dibenturkan Ke Tembok Ratusan Kali

- Jurnalis

Rabu, 16 Februari 2022 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, NTTPedia.id,- Siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur di aniaya oleh guru olahraga. Siswa yang diketahui bernama Imanuel Frama (15) ini, dihukum benturkan kepala ke tembok kelas oleh gurunya.tembok

Imanuel Frama merupakan siswa kelas IX, SMP Negeri 5 Satu Atap Nunkurus di Kecamatan Kupang Timur. Imanuel disuruh benturkan kepala sebanyak 100 kali ke tembok oleh guru mata pelajaran pendidikan jasmani, berinisial KL.

Kakak sepupu Imanuel Frama, Dolu Yason Lau menjelaskan, hukuman diluar akal sehat ini diberikan oleh oknum guru berinisial KL, dengan alasan siswanya tidak mengumpul kembali buku cetak.

Menurutnya, pada Senin (7/2) dan Selasa (8/2) Imanuel disuruh benturkan kepala ke meja sebanyak lima kali, sebagai contoh kepada siswa lain.

Pada Kamis (10/2) Imanuel diberi hukuman yang sama. Tapi kali ini disuruh maju kedepan kelas, lalu benturkan kepala ke tembok sebanyak 100 kali, namun pada hitungan ke 89 Imanuel disuruh mengulang dari satu.

“Pada hitungan ke 89 diulangi lagi dari awal karena guru bertanya kepada teman-teman satu kelas “kalian dengar suara kepala toki di tembok ko tidak? Karena teman-temannya mengatakan bahwa tidak dengar, akhirnya diulangi lagi dari awal sampai 100 kali,” ungkap Dolu Yason Lau, Rabu (16/2).

Ia menambahkan, setelah menerima hukuman tersebut Imanuel disuruh untuk membersihkan WC sekolah, kemudian berlutut bersama temannya yang sama-sama dihukum benturkan kepala ke tembok pada Kamis (10/2).

“Pertama di suruh berlutut, karena pada hari Kamis itu Imanuel dihukum bersama satu kawan yang lain, jadi mereka berdua disuruh berlutut dan saling cubit telinga satu sama lain, yang mengakibatkan telinga sebelah kirinya luka,” jelas Dolu Yason Lau.

Masih menurut Dolu Yason Lau, setelah menerima hukuman dari oknum gurunya tersebut Imanuel mengaku mengalami luka di dahi, dan merasa pusing ketika pulang ke rumah.

“Kejadian itu telah resmi dilaporkan ke Polres Kupang. Kami masih menunggu proses selanjutnya dan kami berharap oknum guru tersebut diberi sanksi atas perbuatannya,” tutup Dolu Yason Lau.(Nitano)

Berita Terkait

533 Calon Jamaah Haji Asal NTT Diberangkatkan ke Surabaya, Tangis Haru Warnai Pelepasan di Bandara El Tari
Brigjen Pol Faizal Ditunjuk Kapolri Jadi Wakapolda NTT Gantikan Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo
Berawal dari Audit Internal, Polda NTT Ungkap Penyimpangan Senjata Api Dinas
Badeoda Bersikeras Tanah Hibah Provinsial SVD Ende Untuk Keluarga Sadipun adalah Aset Pemda 
Bupati Ende Gusur Rumah Janda, GMNI dan LMND Ende Marah dan Geruduk Kantor Bupati
Wali Kota Kupang Lepas 159 Calon Jamaah Haji, Titip Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Walau 2 Anggotanya Terluka, Polda NTT Utamakan Pendekatan Humanis Saat Amankan Demonstrasi
Dokumen Hibah Dari Provinsial SVD Ke Keluarga Sadipun Adalah Benar

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:06 WIB

533 Calon Jamaah Haji Asal NTT Diberangkatkan ke Surabaya, Tangis Haru Warnai Pelepasan di Bandara El Tari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:48 WIB

Brigjen Pol Faizal Ditunjuk Kapolri Jadi Wakapolda NTT Gantikan Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:52 WIB

Berawal dari Audit Internal, Polda NTT Ungkap Penyimpangan Senjata Api Dinas

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:54 WIB

Badeoda Bersikeras Tanah Hibah Provinsial SVD Ende Untuk Keluarga Sadipun adalah Aset Pemda 

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:49 WIB

Bupati Ende Gusur Rumah Janda, GMNI dan LMND Ende Marah dan Geruduk Kantor Bupati

Berita Terbaru

Ultra cyclist sejenak terhibur oleh keramahan anak-anak di tengah upaya taklukkan tanjakan terjal di pulau Flores.

Bola & Sports

Ultra Cyclist Malang Ukir Sejarah di Lintang Flores 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:26 WIB