Momemtum Harlah, NU Sikka Luncurkan Produk UMKM

- Jurnalis

Senin, 1 Februari 2021 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maumere, NTTPedia.id,- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sikka meluncurkan Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berupa kripik pisang. UMKM itu merupakan lembaga perekonomian yang bernaung dibawah PCNU Sikka.

Launching produk kripik pisang itu bertepatan dengan Hari Lahir (Harlah) ke 95 Nahdlatul Ulama yang ormas islam terbesar di Indonesia. Launching produk pisang itu berlangsung di Sekretariat PCNU Sikka, Minggu, 31/01/2021.

Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama, Hery joko dalam sambutannya mengatakan semua yang kita lakukan ini semata-mata demi untuk umat. dalam hal ini semua umat manusia bukan saja umat muslim.

” Kedepan usaha kripik ini kami akan pasarkan melalu kapal-kapal yang bersandar di Pelabuhan L Say, Maumere. sifatnya kita titip dan selain itu kita akan pasarkan ke seluruh toko, kios dan alfamart-alfamart di Kabupaten Sikka,” jelasnya

Ia mengatakan sementara ini LPNU Sikka melakukan proses ijin PIRT di Dinas kesehatan dan sudah berjalan.

Ketua PCNU Sikka, Ustad Al-Amin pada kesempatan itu mengatakan launching tersebut bertepatan dengan Harlah NU ke 95. PCNU Sikka kata dia mempersembahkan hadia berupa hasil produk kripik yang di produksi oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama.

Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor NTT, Ajhar Jhoe dalam sambutannya memberikan apresiasi dan dukungan kepada PCNU Sikka. Ia mengatajab semoga Kegiatan produksi di LPNU Sikka ini menjadi contoh di seluruh wilayah PCNU di NTT.

Wakil Ketua DPRD Sikka, Yoseph Karmianto Eri yang hadir pada kesempatan itu mengatakan UMKM besutan PCNU Sika merupakan gerakan yang harus diaresiasi dan didukung oleh pemerintah.

” Saya selaku ketua DPC PKB akan mendorong melalui pokok-pokok pikiran untuk memberikan dana dalam mendukung kegiatan ini. Pada tahun 2022 nanti kami akan dorong anggaran sebesar 100juta untuk dua pos kegiatan ke PCNU di antaranya 50juta untuk Tempat Pengajian Anak-anak ( TPA-Dinia) dan 50 jutanya untuk mendukung usaha LPNU ( Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama dalam usaha produksi kripik,” ujarnya.(Amin05)

Berita Terkait

Sinergi Pemda dan Bank NTT, Sumba Barat Terapkan SP2D Online dan Kartu Kredit Pemerintah
Pemkab Sumba Tengah dan Bank NTT Luncurkan SP2D Online Terintegrasi CMS
Julie Laiskodat Minta MBG di Alor Libatkan Mama-Mama dan Milenial sebagai Pemasok
Ketua BPD Boti Akui Perdes Masih Uji Coba, Sebut Ada Kekeliruan Prosedur
Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Melkias Rumlaklak Tegas Tolak Musprov IPSI NTT di Luar Kupang, Sebut Keputusan Sepihak

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:22 WIB

Sinergi Pemda dan Bank NTT, Sumba Barat Terapkan SP2D Online dan Kartu Kredit Pemerintah

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:10 WIB

Pemkab Sumba Tengah dan Bank NTT Luncurkan SP2D Online Terintegrasi CMS

Senin, 2 Maret 2026 - 08:40 WIB

Julie Laiskodat Minta MBG di Alor Libatkan Mama-Mama dan Milenial sebagai Pemasok

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:56 WIB

Ketua BPD Boti Akui Perdes Masih Uji Coba, Sebut Ada Kekeliruan Prosedur

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:16 WIB

Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi

Berita Terbaru