Warga Desa Sunsea di TTU Segel Kantor Desa

- Jurnalis

Rabu, 5 Mei 2021 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kefamenanu, NTTPedia.id – Kantor Desa Sunsea, Kecamatan Naibenu, Timur Tengah Utara (TTU) disegel oleh warga setempat, Selasa, 04/05/2021. Penyegelan ini merupakan buntut dari kekecewaan warga terhadap kinerja kepala desa yang tidak memuaskan.

Warga merasa kesal karena kepala desa, Lusianus L.T Oematan tidak transparan dan bekerja sendiri tanpa membangun komunikasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sunsea. Penyegelan yang dikawal ketat aparat kepolisian dari polsek Miomaffo Timur.

Ketua BPD desa Sunsea, Petrus Eko kepada wartawan mengungkapkan, penyegelan kantor desa dilakukan karena masyarakat bersama BPD tidak setuju dengan kinerja kepala desa.

“Kita lakukan penyegelan ini karena sejak tahun 2016 hingga saat ini kepala desa tidak pernah menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat melalui BPD” ungkap Petrus.

Petrus mengatakan bahwa selama ini BPD sudah beberapa kali meminta kepala desa untuk menyampaikan dokumen-dokumen pertanggungjawaban itu namun sang kades tidak pernah menghiraukan apa yang diminta oleh BPD.

“Kita sudah meminta berulang-ulang, baik secara lisan maupun tertulis kepada kepala desa untuk menggelar pertemuan bersama, agar kepala desa bisa menyampaikan ke kita laporan pertanggungjawaban atas kinerjanya selama ini, namun kepala desa malas tahu dan selalu menghindar” cerita Petrus.

“Karena sudah berulang-ulang kita minta tapi tak dihiraukan maka akhirnya berpuncak pada hari ini, dimana masyarakat akhirnya kecewa dan menyegel kantor desa” sambungnya.

Eko juga mengungkapkan bahwa, terkait rencana pertemuan hari ini, pihaknya telah mengeluarkan surat secara tertulis kepada pihak pemerintah desa untuk hadir bertemu dengan masyarakat, namun kepala desa bersama aparaturnya lagi-lagi tak mengindahkan surat tersebut.

“Jadi kami akan terus menyegel kantor desa ini sampai dengan kepala desa mau bertemu dengan masyarakat dan BPD untuk berdialog” tegas Eko.

Sementara itu, camat Naibenu Lorenso Colo yang juga sempat hadir dalam aksi penyegelan yang dilakukan oleh masyarakat mengungkapakan, dirinya akan berusaha memediasi pertemuan antara masyarakat bersama BPD dan kepala desa agar persoalan yang terjadi dapat diselesaikan dengan baik dan bijaksana.

Perlu disampaikan bahwa dalam aksi penyegelan tersebut, masyarakat membawa beberapa poster yang bertuliskan ; “MASYARAKAT DESA SUNSEA TIDAK MAU PIARA TIKUS DALAM KANTOR”

“BPD BUKAN BAWAHANMU
MITRA
BODOH”

KADES PENIPU
KADES PEMBOHONG
KADES PUTAR BALIK
KADES RHS
KADES TERTUTUP
KADES MUNAFIK
KAMI LAWAN.

Mereka juga membawa poster-poster lain yang merinci tugas-tugas dan kewenangan BPD. (YA).

Berita Terkait

Ahli Waris Keluarga Piter Banobe Keberatan atas Pernyataan Pemkot Kupang Soal Kawasan Hutan Kali Kupang
Kapolres Ende Bawa Harapan Baru ke Pulau Ende, Rumah Ikan Disiapkan untuk Masa Depan Laut yang Lebih Sejahtera
Polda NTT Sita 245 Barang Bukti dari Pengungkapan 76 Kasus Kriminal
Kapolres Ende Apresiasi Kinerja Tim Burung Hantu, Ungkap Tujuh Kasus dalam Empat Bulan
11 Tahun Berdiri, Yayasan GPS Bantu Ribuan Anak Yatim piatu, tingkatkan Literasi dan lestarikan Budaya di Sabu Raijua 
Anwar Pua Geno Kritik Pemda Ende: Pembangunan Jangan Abaikan Nilai Kemanusiaan dan Pancasila
Kuasa Hukum PT AGS Beberkan Dampak Perbuatan Ade Kuswandi, Rugi Rp152 Miliar Hingga Turunnya Kepercayaan Investor
Kerugian Capai Rp152 Miliar, Korban Minta JPU Tuntut Ade Kuswandi Seberat-beratnya

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:28 WIB

Ahli Waris Keluarga Piter Banobe Keberatan atas Pernyataan Pemkot Kupang Soal Kawasan Hutan Kali Kupang

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:39 WIB

Polda NTT Sita 245 Barang Bukti dari Pengungkapan 76 Kasus Kriminal

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kapolres Ende Apresiasi Kinerja Tim Burung Hantu, Ungkap Tujuh Kasus dalam Empat Bulan

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:43 WIB

11 Tahun Berdiri, Yayasan GPS Bantu Ribuan Anak Yatim piatu, tingkatkan Literasi dan lestarikan Budaya di Sabu Raijua 

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:40 WIB

Anwar Pua Geno Kritik Pemda Ende: Pembangunan Jangan Abaikan Nilai Kemanusiaan dan Pancasila

Berita Terbaru