Cerita Santri Di Tangerang Dapat Bantuan Kacamata Gratis Dari BRI

- Jurnalis

Kamis, 15 Juli 2021 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NTTPedia.id,- Rasa syukur tiada henti terus diucapkan seorang santri bernama Altaf Abi F (15 tahun). Matanya berbinar, impian untuk mendapat kacamata layak akhirnya terwujud dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Dia mengaku cukup kesulitan membaca dengan kacamatanya yang dikenakannya saat ini. Bahkan, dia juga tak begitu leluasa untuk beraktifitas lebih sering bersama teman sebayanya.

Kini kesulitan tersebut telah berlalu. Kacamata yang diberikan BRI sangat membantunya dalam beraktivitas. Dia pun terkejut kalau harga kacamata tersebut di luar dari kemampuan ekonomi orang tuanya.

“Kebetulan mata saya silinder. Saya berterima kasih sekali dengan BRI. Orang tua juga berterima kasih,” ungkap Altaf.

Altaf pun berjanji untuk belajar lebih giat dengan kacamata barunya. Baginya, hal tersebut merupakan wujud terima kasih yang paling mungkin dilakukan untuk membalas kebaikan BRI.

Sekretaris Yayasan Nurul Iman Al-Musthofa, Deden Saputra mengakui banyak peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu. Karena itu, dia pun sangat mengapresiasi program CSR BRI ini untuk membantu peserta didik yang membutuhkan kacamata untuk meningkatkan kualitas belajar.

“Para orang tua sangat berterimakasih, lantaran kemampuan mereka membeli kacamata tidak mampu, bahkan untuk makan pun masih mikir. Namun adanya bantuan kacamata, buat mereka bantuan itu hal luar biasa,” kata Deden menambahkan.

Dengan CSR BRI ini, Deden pun yakin semakin banyak lagi peserta didik termotivasi untuk belajar karena kacamata yang sangat nyaman. Dia pun berharapan bantuan yang diterima Yayasan Nurul Iman Al-Musthofa dari BRI dapat dilanjutkan lagi. Terlebih kebutuhan peserta didik sangat banyak, tetapi keterbatasan ekonomi masih menjadi kendala utama untuk meningkatkan kualitas belajar.

Adapun, demi menumbuhkan budaya gemar membaca kepada pelajar, BRI melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “BRI Melihat Dunia”. Perseroan membagikan 5.000 kacamata secara gratis kepada pelajar yang memiliki masalah pada penglihatan. Salah satu penerima bantuan BRI adalah Yayasan Nurul Iman Al-Musthofa, yang berlokasi di Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto menyampaikan sasaran utama dari pemberian kacamata gratis ini adalah pelajar SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA sederajat yang tidak mampu dan/atau berprestasi.

Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan kacamata gratis dilakukan melalui 19 Kantor Wilayah BRI di seluruh Indonesia. Sebelum mendapatkan kacamata, para pelajar terlebih dahulu melakukan pemeriksaan mata secara gratis.

“BRI hadir dan peduli terhadap kesulitan para generasi penerus bangsa, dalam hal ini pelajar yang memiliki gangguan penglihatan (minus, plus, silindris dan lain sebagainya). Kami berharap para pelajar tetap semangat untuk belajar dan sekolah,” kata Aestika.

BRI juga memberikan ketentuan di mana pelajar yang menerima bantuan harus mendapatkan rekomendasi sekolah dan dinyatakan bahwa pelajar tersebut tidak sedang menerima bantuan sejenis dari pihak manapun.

Tidak hanya di dunia pendidikan, selama ini, program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI juga aktif memberikan bantuan untuk warga yang terkena bencana alam dan non-alam termasuk yang disebabkan wabah.
Bantuan pendidikan ini berupa pelatihan, prasarana dan sarana pendidikan, bantuan peningkatan kesehatan, bantuan pengembangan prasarana dan/atau sarana umum, bantuan sarana ibadah, bantuan pelestarian alam, serta bantuan sosial kemasyarakatan untuk pengentasan kemiskinan.(AP)

Berita Terkait

Simon Petrus Kamlasi Sebut MBG Perkuat Rantai Pasok dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Dua Senyum Merekah, Melki Laka Lena dan SPK Satu Kursi di Kantor Gubernur NTT
SPK Gaspol Konsolidasi, PAN NTT Bidik Tambahan Kursi Strategis di Dapil NTT II
Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa
3 Jam Terlantar, Penumpang Wings Air Rute Larantuka–Kupang Keluhkan Minimnya Informasi dan Kompensasi
104 Kepsek Dilantik Lebih Dulu, Sisanya Tunggu Lampu Hijau BKN
PA GMNI NTT Perkuat Ekonomi Alumni, UBSP Marhaen Berdikari Gelar RAT Perdana dan Bagi SHU
Rp 96,4 Miliar THR ASN Pemprov NTT Sudah Dicairkan Jelang Idul Fitri

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:02 WIB

Simon Petrus Kamlasi Sebut MBG Perkuat Rantai Pasok dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 13:47 WIB

Dua Senyum Merekah, Melki Laka Lena dan SPK Satu Kursi di Kantor Gubernur NTT

Kamis, 9 April 2026 - 21:03 WIB

SPK Gaspol Konsolidasi, PAN NTT Bidik Tambahan Kursi Strategis di Dapil NTT II

Minggu, 5 April 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa

Jumat, 3 April 2026 - 13:56 WIB

3 Jam Terlantar, Penumpang Wings Air Rute Larantuka–Kupang Keluhkan Minimnya Informasi dan Kompensasi

Berita Terbaru