Tersangka Investasi Bodong Indra Kenz Pernah Lelang Jam Tangan Rolex Mahal Bantu Korban Bencana di NTT

- Jurnalis

Kamis, 17 Maret 2022 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NTTPedia.id,- Indra Kusuma atau lebih dikenal dengan nama Indra Kenz telah menyita perhatian publik. Sosok yang dijuluki Crazy Rich Medan ini kini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus investasi bodong melalui aplikasi Binomo.

Dibalik kehebohannya, pria yang suka memamerkan harta ini pernah menggalang donasi untuk korban bencana di NTT. Ia diketahui melelang jam tangan Rolex yang dibelinya dari Jess No Limit pada April 2021.

Pria yang populer dengan kata ” Murah Banget” ini mengaku hasil lelang ini untuk membantu warga NTT yang terkena bencana banjir bandang. Hasil lelang itu kata Indra, seratus persen didonasikan untuk membantu warga NTT yang terkena bencana.

Seperti dikutip dari Gosumut.com, Kamis, 17/03/22, Indra Kenz melakukan lelang melalui video pada satu aplikasi jejaring social. Selain berbentuk video, Indrakenz juga menuliskan lelang ini dalam video yang sudah tayang sebanyak 17,385 yang dibagikan sektar 24 menit lalu. LELANG JAM ROLEX UNTUK DONASI NTT!.

Tangkapan Layar

Syarat dan ketentuan :
1.Nominal awal dimulai dari 250 Juta
2.Komen nominal bid yg anda inginkan di postingan ini, contoh : ‘260 Juta’
3.Khusus untuk yang serius, No bid & Run.
4.Lelang ditutup Rabu, 7 April – 18.00 WIB.

” Hasil lelang 100 % akan didonasikan lewat @kitabisacom untuk membantu saudara kita di NTT. Salam kebaikan,” tulis Indra Kenz.

Tidak diketahui apakah hasil lelang itu sudah disalurkan ke korban bencana banjir bandang di NTT.(AP)

Berita Terkait

Berawal dari Audit Internal, Polda NTT Ungkap Penyimpangan Senjata Api Dinas
Walau 2 Anggotanya Terluka, Polda NTT Utamakan Pendekatan Humanis Saat Amankan Demonstrasi
Rekaman Tak Diakui di Pengadilan, Fransisco Bessi Diminta Segera Diproses
Polda NTT Bongkar 27 Kasus Mafia BBM Subsidi, Dua Oknum Polisi Kini Dipatsus
Belanja Negara Dinilai Belum Hidupkan Ekonomi Lokal di NTT, SPK Tawarkan Skema Produksi Berbasis Daerah
Polda NTT dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Bernilai Rp23,1 Miliar
Polres Belu dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp23,1 Miliar
Puluhan Wartawan di Kupang Tertipu Undangan Jumpa Pers Bodong RAT Swastisari

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:52 WIB

Berawal dari Audit Internal, Polda NTT Ungkap Penyimpangan Senjata Api Dinas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:12 WIB

Walau 2 Anggotanya Terluka, Polda NTT Utamakan Pendekatan Humanis Saat Amankan Demonstrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:00 WIB

Rekaman Tak Diakui di Pengadilan, Fransisco Bessi Diminta Segera Diproses

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Polda NTT Bongkar 27 Kasus Mafia BBM Subsidi, Dua Oknum Polisi Kini Dipatsus

Senin, 4 Mei 2026 - 09:17 WIB

Belanja Negara Dinilai Belum Hidupkan Ekonomi Lokal di NTT, SPK Tawarkan Skema Produksi Berbasis Daerah

Berita Terbaru

Ultra cyclist sejenak terhibur oleh keramahan anak-anak di tengah upaya taklukkan tanjakan terjal di pulau Flores.

Bola & Sports

Ultra Cyclist Malang Ukir Sejarah di Lintang Flores 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:26 WIB