Transaksi Cashless dan Cardless QRIS Semakin Diandalkan Masyarakat

- Jurnalis

Selasa, 19 April 2022 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbankan termasuk BNI terus secara agresif memperluas akseptasi QRIS agar mendukung peningkatan transaksi cashless dan cardless yang lebih masif.Foto Dok BNI

Perbankan termasuk BNI terus secara agresif memperluas akseptasi QRIS agar mendukung peningkatan transaksi cashless dan cardless yang lebih masif.Foto Dok BNI

Jakarta, NTTPedia.id,- Momentum kenaikan mobilitas dan konsumsi masyarakat tahun ini menjadi berkah bagi seluruh channel transaksi pembayaran nasional. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) diprediksikan akan membukukan pertumbuhan kinerja yang lebih kuat.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono menyampaikan masyarakat saat ini sudah semakin nyaman menggunakan QRIS sebagai channel pembayaran sehari-sehari. Perbankan termasuk BNI juga terus secara agresif memperluas akseptasi QRIS agar mendukung peningkatkan transaksi cashless dan cardless yang lebih masif.

“Perlu kita garis bawahi bahwa periode Ramadhan dan Lebaran 2022 diperkirakan jauh lebih meriah dibandingkan 2 tahun pandemi sebelumnya. Tentunya ini akan men-generate transaksi khususnya pada QRIS yang lebih kuat,” kata Erwin.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar merasa optimis bahwa periode Ramadhan dan Lebaran 2022 akan menjadi momentum yang paling baik untuk akselerasi kinerja transaksi QRIS. BNI terus memperluas jumlah merchant agar akseptasi fitur QRIS BNI Mobile Banking semakin luas serta mendukung program QRIS Menuju Indonesia Maju dari Bank Indonesia.

“Pada Q1 2022, BNI telah melakukan akusisi lebih dari 1,6 juta merchant QRIS dengan volume transaksi QRIS BNI mencapai Rp297 Miliar. Kesiapan akseptasi tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin mengandalkan transaksi cashless dan cardless QRIS sebagai metode transaksi utamanya sehari-hari. Melalui kemudahan QRIS BNI Mobile Banking yang cukup scan and go akan memberikan experience yang nyaman, aman, cepat, dan praktis bagi Nasabah,”sebutnya.

Untuk lebih mendorong penggunaan QRIS, selain melakukan edukasi kepada Nasabah, BNI juga memberikan promo menarik di berbagai merchant favorit seperti misalnya, gratis puding atau ice cream untuk transaksi pembayaran dengan QRIS BNI Mobile Banking di KFC setiap hari Senin dan Diskon khusus setiap tanggal 25 tiap bulannya.

BNI juga memberikan cashback menarik dan promo buy one get one di Chatime, Gindaco, dan Cupbop. Tidak hanya itu, BNI juga memberikan promo menarik di berbagai merchant groceries selama bulan Ramadhan, merchant-merchant UMKM khas lokal untuk mendorong penggunaan QRIS BNI Mobile Banking di daerah.(SP)

Berita Terkait

Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Mulai 10 Juni, Pertalite dan Biosolar Tetap
Serena Francis Temui Wamenpora, Bahas Pembinaan Atlet dan Persiapan PON 2028
Jatuh Dari Jembatan, Dua Turis Austria Tewas di Objek Wisata Cunca Wulang Manggarai Barat
Sinopsis My Royal Nemesis, Selir Joseon Bangkit di Korea Modern, Bertemu Pewaris Chaebol Dingin
Belanja Negara Dinilai Belum Hidupkan Ekonomi Lokal di NTT, SPK Tawarkan Skema Produksi Berbasis Daerah
Bareskrim Apresiasi Polda NTT, Kasus Phishing Tools W3llstore Terbongkar
OJK dan Ekraf Perkuat Kolaborasi Web3, Dorong Kekayaan Intelektual Jadi Aset Baru
“Kalau Melki Menang, Pakai Baju Saya”: Konsistensi dan Kedewasaan Politik Simon Petrus Kamlasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:32 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax Mulai 10 Juni, Pertalite dan Biosolar Tetap

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:03 WIB

Serena Francis Temui Wamenpora, Bahas Pembinaan Atlet dan Persiapan PON 2028

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:09 WIB

Jatuh Dari Jembatan, Dua Turis Austria Tewas di Objek Wisata Cunca Wulang Manggarai Barat

Senin, 11 Mei 2026 - 08:06 WIB

Sinopsis My Royal Nemesis, Selir Joseon Bangkit di Korea Modern, Bertemu Pewaris Chaebol Dingin

Senin, 4 Mei 2026 - 09:17 WIB

Belanja Negara Dinilai Belum Hidupkan Ekonomi Lokal di NTT, SPK Tawarkan Skema Produksi Berbasis Daerah

Berita Terbaru