Daerah

SkolMus Selenggarakan Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA 2022

278
×

SkolMus Selenggarakan Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA 2022

Sebarkan artikel ini

Kupang, NTTPedia.id,- Setelah berhasil menyelenggarakan Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA 2020: Memori, Ruang, Imajinasi, tahun ini SkolMus kembali menyelenggarakan Pameran Arsip Publik dengan tema Ruang Berkumpul.

Pameran kali ini menampilkan hampir 500 arsip dari 12 keluarga dan 1 lembaga pemerintah. 12 keluarga yang menyumbangkan arsip tahun ini adalah Keluarga Doma, Keluarga Adi Abel, Keluarga Abdullah Mas’Ud, Keluarga Berhiman, Keluarga Edon, Keluarga Sundari Cahyani, Keluarga Riberu, Keluarga Nisnoni, Keluarga Bissilissin, Keluarga Lerrick, Keluarga RC, dan Keluarga Minggi Iang. Sementara itu, lembaga pemerintah yang menyumbang arsip adalah Depot Arsip Perpustakaan Daerah Provinsi NTT.

Ifana Tungga, Manajer Program MEREKAM KOTA, menjelaskan bahwa Tim Pengarsipan melakukan proses pengarsipan dengan berkunjung dari rumah-ke-rumah di Kota Lama. Lima orang anggota Tim Pengarsipan yaitu Sherly Atty, Eto Boymau, Yosafat Hana, Thevwil Wangge, dan Barlyano Pah melakukan proses pengarsipan selama enam bulan yaitu sejak Februari-Agustus 2022.

Danny Wetangterah, Founder SkolMus, menyampaikan dalam sambutannya saat acara pembukaan, “Kami sangat berbangga karena akhirnya visi di mana kami ingin agar masyarakat bisa terlibat dalam proses pengarsipan bisa terjadi secara perlahan.”

Diselenggarakan di gedung de Museum Cafe Jemaat Kota Kupang yang pada masa Pemerintah Hindia Belanda adalah gedung Asisten Residen, setiap ruangan dalam pameran ini memberikan pengalaman di dalam rumah sebagai ruang berkumpul paling pertama. Ada delapan ruangan dengan delapan nuansa berbeda. Ruang tamu, ruang kerja, ruang keluarga, ruang memori, kamar, ruang waktu, ruang belakang, dan ruang bermain anak.

Selain menampilkan arsip-arsip yang berhasil dikumpulkan, pameran kali ini juga menampilkan lima karya dari lima orang seniman yang merespon arsip-arsip yang telah dikumpulkan. Tiga orang seniman yaitu Obby Tukan, Fadiah Nur Widiyanti, dan Rico Amtiran adalah bagian dari LAB INGATAN, salah satu program publik yang dirancang MEREKAM KOTA untuk memberikan kesempatan pada seniman merespon arsip. Dua orang seniman lainnya, Felzip Christian dan Lezart, diundang oleh MEREKAM KOTA untuk menampilkan karya mereka dalam pameran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||