Wamen Bima Arya Nilai DPMPTSP Kota Kupang Jadi Contoh Pelayanan Publik Humanis di Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, menilai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang sebagai salah satu contoh terbaik pelayanan publik yang humanis dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

 

Penilaian itu disampaikan Bima Arya saat melakukan kunjungan kerja ke kantor DPMPTSP Kota Kupang, Selasa (14/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia meninjau langsung proses pelayanan, berdialog dengan petugas dan warga, serta memuji suasana kerja yang dinilainya penuh keramahan dan empati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“ Yang saya rasakan di sini adalah keramahtamahan dari para staf. Mungkin juga karena wali kotanya ramah, jadi semuanya ikut tertular,” ujar Bima Arya.

 

Baca Juga :  Hadirkan Ratusan UMKM Kuliner, BRI Tawarkan Cashback & Program Menarik di Kampoeng Tempo Doeloe 2025

Menurutnya, kunci pelayanan publik bukan hanya pada sistem digital atau kecepatan administrasi, melainkan juga pada kemampuan membahagiakan warga melalui pelayanan yang tulus.

 

“Keramahan ini membuat warga merasa dilayani dengan hati. Itulah esensi pelayanan publik yang sesungguhnya,” tegasnya.

 

Dalam kunjungan itu, Wamen secara khusus mengapresiasi dua inovasi unggulan DPMPTSP dan Pemkot Kupang, yakni program “Beres Pasti” (Besti), kanal curhat masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan saran — serta kebijakan dana darurat rumah sakit yang membantu pasien tanpa KTP atau BPJS.

 

“ Dua terobosan ini luar biasa. Artinya, pemerintah kota dan DPMPTSP benar-benar hadir secara nyata untuk warganya,” ujar Bima Arya memuji.

 

Lebih lanjut, Bima Arya menegaskan bahwa DPMPTSP Kota Kupang layak menjadi inspirasi bagi daerah lain, terutama dalam membangun sistem pelayanan yang cepat, ramah, dan berempati.

Baca Juga :  Keributan Pemuda Sumba dan Alor di Depan Kampus Muhammadiyah Kupang, Polisi Amankan 3 Orang

 

Ia juga menyebutkan, dengan capaian tersebut, Kota Kupang berpeluang besar meraih Dana Insentif Fiskal (DIF) dari Kementerian Dalam Negeri pada tahun depan.

 

“ Tahun depan, Kemendagri akan menyalurkan insentif fiskal berdasarkan kinerja di bidang tertentu. Jika pelayanan publik di Kupang terus seperti ini, penghargaan fiskal bukan hal yang mustahil,” ungkapnya.

 

Dalam kunjungannya, Wamen Bima Arya didampingi Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Plh. Sekda Ignasius Lega, dan Kepala DPMPTSP, Andre Otta. Rombongan meninjau sejumlah ruang pelayanan untuk memastikan proses layanan berlangsung cepat, efisien, dan ramah warga.(AP)

Berita Terkait

Road to JFSS 2026: Pemerintah & Kadin Tegaskan Ketahanan Pangan jadi Prioritas
Kapolda NTT Pimpin Langsung Operasi SAR KM Putri Sakinah, Sonar hingga Drone Bawah Laut Dikerahkan
Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah, Diduga Anak Pelatih Valencia B
Tim Gabungan Intensifkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di TN Komodo
Berkat Natal Dari Simon Petrus Kamlasi, Gereja Portable Untuk Gereja GKS Wee Rame di Sumba Barat Daya 
Usman Husin Semprot Menhut, Lebih Pilih Pesiar ke Rote daripada Tinjau Hutan Mutis
Gubernur NTT Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2029
Melki Jajaki Sister Province dan Sister City NTT- Jiangxi, Kupang-Nanchang, Belu- Jinggangshan Dengan Tiongkok

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:23 WIB

Road to JFSS 2026: Pemerintah & Kadin Tegaskan Ketahanan Pangan jadi Prioritas

Senin, 29 Desember 2025 - 09:41 WIB

Kapolda NTT Pimpin Langsung Operasi SAR KM Putri Sakinah, Sonar hingga Drone Bawah Laut Dikerahkan

Senin, 29 Desember 2025 - 08:57 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah, Diduga Anak Pelatih Valencia B

Minggu, 28 Desember 2025 - 17:24 WIB

Tim Gabungan Intensifkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di TN Komodo

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:25 WIB

Berkat Natal Dari Simon Petrus Kamlasi, Gereja Portable Untuk Gereja GKS Wee Rame di Sumba Barat Daya 

Berita Terbaru

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan perpajakan agen asuransi yang dinilai tidak adil dan menimbulkan ketidakpastian hukum, menyusul pemberlakuan PMK-168/PMK.03/2023, implementasi Core Tax Administration System, serta munculnya tafsir keliru atas PMK 81/2024.

Berita

PAAI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi

Senin, 12 Jan 2026 - 19:51 WIB