Viral, Tak Ada Pembeli, Nelayan di Lembata Buang Hasil Tangkapan ke Laut dan Minta Tolong Presiden

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada menit ke 14 hingga menit akhir ikan yang dibuang merupakan ikan jenis kowi atau tembang

Pada menit ke 14 hingga menit akhir ikan yang dibuang merupakan ikan jenis kowi atau tembang

Lewoleba, NTTPedia.id,- Nelayan di Kabupaten Lembata mengeluhkan hasil tangkapan ikan yang melimpah namun tidak laku karena pembeli tidak ada. Selain itu ketiadaan fasilitas penyimpanan seperti cold storage membuat ikan segar tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama.

 

Akibatnya salah satu nelayan membuang hasil tangkapanya ke laut. Aksi itu terekam dan viral di berbagai platform media sosial di NTT. Nelayan yang belum diketahui namanya ini nampak kalut dengan kondisi yang dialaminya. Saking kalutnya ia tega membuang semua hasil tangkapannya ke laut karena tidak ada pembeli dan tempat penyimpanan.

 

Dalam unggahan itu Ia meminta perhatian Bupati Lembata dan Presiden Prabowo agar melihat kondisi dirinya yang susah akibat ketiadaan pembeli.

 

“ Presiden, kami tangkap ikan ini tapi pembeli tidak ada ini. Kami susah sekali, kami mau buang daerah laut saja ini. Kami dari Lembata, Kabupaten Lembata, NTT. Ini lihat ini, ini ikan tidak laku semua ini. Kasian kami, Ka. Bapak Bupati Lembata, tolong kami, Ka. Ikan ini mau bawa kemana ini? Buang,tidak ada lagi ini.” kata nelayan dalam nada pasrah.

 

Nelayan itu solusi dari berbagai pihak yang memiliki kewenangan agar turun tangan melihat kondisi yang dialami para nelayan di kabupaten Lembata. Hasil melimpah namun tidak bisa ditampung oleh pasar.

 

” Bapak Bupati, lihat ini ikan ini, buang-buang saja ini. Tidak ada orang beli ini. Tolong kami, Ka, ” ujarnya memelas.

 

Video ini viral memunculkan berbagai tanggapan secara luas dari netizen dati NTT.(AP)

 

 

 

Berita Terkait

Yayasan Heart For Timor dan JCDC Hadir Membawa Harapan bagi Anak-Anak Pelosok NTT
Semarak Hari Pendidikan Nasional 2026, Disdikbud NTT Gelar Rangkaian Kegiatan Selama Hampir Sebulan
Refleksi Paskah, Wali Kota Kupang Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan
LKPJ 2025/2026: Wali Kota Kupang Ungkap Kemajuan SDM, Ekonomi, hingga Infrastruktur
Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa
Jumlah Penerima Naik 87 Persen, Wali Kota Kupang Soroti Pentingnya Ketahanan Pangan
Dukung Program Prabowo Subianto, Kapolsek Boking Wajibkan Anggota Patroli Pakai Sepeda
Hanya Kepsek SMAN 1 Loli Yang Siap Gulirkan Program OSOP Melki-Johni

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 07:08 WIB

Yayasan Heart For Timor dan JCDC Hadir Membawa Harapan bagi Anak-Anak Pelosok NTT

Rabu, 8 April 2026 - 21:13 WIB

Semarak Hari Pendidikan Nasional 2026, Disdikbud NTT Gelar Rangkaian Kegiatan Selama Hampir Sebulan

Rabu, 8 April 2026 - 15:21 WIB

Refleksi Paskah, Wali Kota Kupang Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Selasa, 7 April 2026 - 20:19 WIB

LKPJ 2025/2026: Wali Kota Kupang Ungkap Kemajuan SDM, Ekonomi, hingga Infrastruktur

Minggu, 5 April 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa

Berita Terbaru