Kupang, NTTPedia.id – Seorang mahasiswa berinisial RAR alias Robertus (23) nekat mencuri sepeda motor di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena terdesak kebutuhan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan anaknya yang baru lahir.
Aksi pencurian tersebut terjadi di area parkiran Rumah Sakit Leona, Kota Kupang, pada Minggu (5/4/2026).
Pelaku diketahui merupakan warga Kelurahan Bangka Lao, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Ia datang ke Kota Kupang untuk menempuh pendidikan di salah satu politeknik dan saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester VIII.
Pertama Kali Melakukan Pencurian
RAR ditangkap oleh Tim Resmob Polresta Kupang Kota pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 04.30 WITA. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban.
Pelaku diamankan di Jalan Tugu Jepang 8, Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.
Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota, AKP Jumpatua Simanjorang, mewakili Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Djoko Lestari, menjelaskan bahwa pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian.
“Pelaku mengaku nekat melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi untuk anaknya yang baru lahir. Ia berencana menjual sepeda motor tersebut,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Kooperatif Saat Ditangkap
Saat diamankan, RAR tidak melakukan perlawanan dan bersikap kooperatif. Ia langsung dibawa ke Mapolresta Kupang Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tambah AKP Jumpatua.
Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban.
Motor Hilang Saat Korban Jenguk Keluarga
Kasus ini bermula ketika korban berinisial CMN alias Carmelita mengunjungi kakaknya yang baru saja melahirkan di Rumah Sakit Leona. Ia memarkir sepeda motor milik ayahnya di halaman rumah sakit.
Namun keesokan harinya, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 07.00 WITA, kendaraan tersebut telah hilang.
Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polresta Kupang Kota.
Dari keterangan saksi, pelaku sempat dicurigai karena gerak-geriknya. Saat ditegur, RAR mengaku sepeda motor tersebut adalah milik keluarganya sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
Saksi sempat memotret wajah pelaku, yang kemudian menjadi petunjuk penting bagi polisi hingga berhasil menangkapnya.














