Hanya Kepsek SMAN 1 Loli Yang Siap Gulirkan Program OSOP Melki-Johni

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, NTTPedia.id,- Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena baru saja melantik kepala sekolah SMA/SMK dan SLB se NTT. Dari 104 kepala sekolah yang dilantik, ada satu nama yang terang-terangan siap mensukseskan program inovatif One School One Product (OSOP) di lingkungan satuan Pendidikan yang dipimpinnya.

Namanya Matius Umbu Dassa yang resmi menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 1 Loli, Kabupaten Sumba Barat. Dihadapan wartawan, Umbu Dassa mengatakan setelah dilantik, Ia akan tancap gas untuk mewujudkan program OSOP selain tugas pokoknya sebagai kepala sekolah.

 

Ia menjelaskan OSOP merupakan langkah strategis mendorong kemandirian dan produktivitas sekolah. Meskipun SMA Negeri 1 Loli merupakan satuan Pendidikan yang masih tergolong baru.

 

Menurut Umbu Dassa, kepercayaan yang diberikan bukan sekadar jabatan melainkan tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan nyata.

 

Ia berkomitmen menyelaraskan visi sekolah dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi NTT dalam membangun pendidikan yang kreatif, adaptif dan berdampak.

 

” Saya berterima kasih atas kepercayaan ini. Ini bukan sekadar posisi tetapi tanggung jawab untuk menjawab harapan pemerintah daerah agar sekolah mampu berinovasi,” ujarnya kepada wartawan usai dilantik belum lama ini di Kupang.

 

Melalui program OSOP, Umbu Dassa mendorong seluruh elemen sekolah, guru, siswa hingga masyarakat sekitar untuk berkolaborasi menciptakan produk unggulan berbasis potensi lokal. Umbu Dassa mengatakan Ia tidak hanya memperkuat proses pembelajaran tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

” Kami ingin mengembangkan potensi daerah di sekitar sekolah. Sekolah harus menjadi ruang yang hidup tidak hanya tempat belajar, tetapi juga mampu memberi dampak ekonomi dan sosial melalui produk yang dihasilkan,” ujarnya.

 

Selain fokus pada inovasi Umbu Dassa juga menegaskan kesiapan dirinya menghadapi evaluasi kinerja kepala sekolah yang dilakukan setiap dua tahun. Ia memandang evaluasi sebagai bagian penting dalam proses pertumbuhan kepemimpinan.

 

“Saya tidak alergi terhadap kritik. Evaluasi itu penting agar saya bisa terus berkembang. Saya siap dikritik dan tidak takut untuk dievaluasi,” kata Umbu Dassa. (AP)

Berita Terkait

Yayasan Heart For Timor dan JCDC Hadir Membawa Harapan bagi Anak-Anak Pelosok NTT
Semarak Hari Pendidikan Nasional 2026, Disdikbud NTT Gelar Rangkaian Kegiatan Selama Hampir Sebulan
Refleksi Paskah, Wali Kota Kupang Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan
LKPJ 2025/2026: Wali Kota Kupang Ungkap Kemajuan SDM, Ekonomi, hingga Infrastruktur
Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa
Jumlah Penerima Naik 87 Persen, Wali Kota Kupang Soroti Pentingnya Ketahanan Pangan
Dukung Program Prabowo Subianto, Kapolsek Boking Wajibkan Anggota Patroli Pakai Sepeda
Gedung Sekolah di TTS Roboh Tewaskan Satu Orang Siswa

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 07:08 WIB

Yayasan Heart For Timor dan JCDC Hadir Membawa Harapan bagi Anak-Anak Pelosok NTT

Rabu, 8 April 2026 - 21:13 WIB

Semarak Hari Pendidikan Nasional 2026, Disdikbud NTT Gelar Rangkaian Kegiatan Selama Hampir Sebulan

Rabu, 8 April 2026 - 15:21 WIB

Refleksi Paskah, Wali Kota Kupang Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Selasa, 7 April 2026 - 20:19 WIB

LKPJ 2025/2026: Wali Kota Kupang Ungkap Kemajuan SDM, Ekonomi, hingga Infrastruktur

Minggu, 5 April 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa

Berita Terbaru